Sejarah Musik dan Tari Ketuk Tilu

  • 14 Mei 2026 12:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Musik Ketuk Tilu adalah Musik yang biasa digunakan untuk mengiringi tarian Ketuk Tilu. Musik dan Tari Ketuk Tilu biasa ditampilkan dalam beberapa acara Upacara Ritual Kebudayaan Sunda, diantaranya adalah Pesta Rakyat, hiburan acara pernikahan dan perayaan-perayaan lainnya di Jawa Barat.

Musik dan Tari Ketuk Tilu ini termasuk ke dalam tari hiburan atau tari pergaulan yang banyak tersebar di wilayah Priangan, Bogor, dan Purwakarta. Tarian ini biasa ditampilkan pada acara perhelatan, perayaan dan ngamen, bisa di ruang terbuka atau tertutup.

Dikutip dari laman disparbud.jabarprov.go.id tentang “Sejarah Singkat Tari Ketuk Tilu”, Tari Ketuk Tilu menjadi kesenian asli Jawa Barat yang tampil di acara Temu Karya Taman Budaya XXIV tahun 2025. Tarian ini memang sangat melekat dengan masyarakat Bumi Pasundan. Bahkan Tari Ketuk Tilu disebut-sebut sebagai cikal bakal lahirnya Tari Jaipong.

Istilah ketuk tilu berasal dari salah satu alat pengiringnya yaitu boning. Alat musik tersebut dipukul tiga kali sebagai isyarat untuk membunyikan instrumen lainnya seperti rebab, gong, kendang besar, dan kendang kecil. Seluruhnya dimainkan untuk menjadi sebuah lagu, atau sekadar petikan instrumental saja.

Menurut catatan sejarah, masyarakat Sunda zaman dahulu mementaskan tarian ini sebagai bentuk kegembiraan dan wujud rasa syukur untuk menyambut datangnya panen padi. Kegembiraan tersebut dapat dilihat dari gerakan, alat musik pengiring, maupun ekspresi para penarinya.

Dalam pertunjukan, biasanya lagu-lagu yang dilakukan adalah Kidung, Emprak, Polos Tomo, Naek Geboy, Berenuk Mundur, Kaji-kaji, Tunggul Kawung, Renggong Buyut, Awi Ngarambat, dan lain-lain. Lirik lagu yang dimainkan bernuansa ceria dan gembira karena menyesuaikan konsep Tari Ketuk Tilu yaitu untuk tarian pergaulan sekaligus hiburan di acara-acara hajatan.

Di Jawa Barat, Musik dan Tari Ketuk Tilu dikembangkan masuk dalam beberapa pertunjukan seperti Ronggeng Gunung di Ciamis, Banjet di Karawang dan Subang, dan Topeng Betawi di Jabodetabek. Bahkan Ketuk Tilu juga menjadi bagian dari suatu pertunjukan teater Ubrug yang berasal dari Provinsi Banten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....