Kirab Budaya, Pemprov Jabar : Pengarakan Mahkota Binokasih

  • 05 Mei 2026 06:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Kepala Dinas Pemberdayaam Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menyampaikan, daya tarik utama dari kirab Budaya dalam rangka Milangkala Tatar Sunda atau Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 ini adalah prosesi pengarakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa. "Selain itu, rangkaian kirab akan dimulai selepas Isya atau sekitar pukul 19.00 WIB,"katanya, di Garut, Senin, 4 Mei 2026.

Ia mengatakan, formasi kirab akan menyuguhkan pemandangan megah yang diawali oleh penari janur, penari Bali dan Sunda, barisan pembawa payung, hingga pasukan berkuda yang akan dinaiki oleh Gubernur Jawa Barat, Wakil Gubernur, serta jajaran Forkopimda." Masyarakat akak disuguhkan dengan pemandangan megah yang diawali oleh penari janur, penari Bali dan Sunda, barisan pembawa payung, hingga pasukan berkuda,"ujarnya.

"Selain tampilan kesenian juga ada pasukan berkuda yang nanti akan digunakan oleh Gubernur Wakil Gubernur kemudian Forkopimda Kabupaten, kemudian tim lainnya. Itu menjadi rangkaian khusus dalam posisi nanti di dalam rangkaiannya itu," ucapnya.

Selain itu, berbagai kesenian dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat akan turut memeriahkan suasana, seperti kesenian Reak dari Kabupaten Bandung, Tari Godeg Ayu dari Kota Depok, hingga kesenian khas tuan rumah yakni Surak Ibra dari Kabupaten Garut." Kirab ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai kesenian dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat,"katanya.

Ia menyampaikan, menekankan pentingnya koordinasi teknis terkait manajemen lalu lintas dan publikasi masif di waktu yang sangat terbatas ini. Mengingat rute yang dilalui merupakan urat nadi transportasi kota, ia meminta dinas terkait serta rekan-rekan media untuk bergerak cepat menyosialisasikan penutupan jalan dan jadwal pelaksanaan kepada masyarakat luas agar acara tetap kondusif namun tetap meriah.

"Di sela-sela waktu yang betul-betul ini adalah H-1. Kalau bisa tetap tersounding dengan baik apapun itu ya, jadi penutupan jalan, waktu pelaksanaan itu harus bisa sampai dalam waktu dekat harus bisa sampai ke seluruh lini masyarakat supaya ketika harinya memang ada keramaian,"katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....