Tradisi Ngapungkeun Balon di Panawuan Garut
- 27 Mar 2026 08:03 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Bagi warga Kampung Panawuan, Kelurahan Sukajaya, Kabupaten Garut, tradisi Ngapungkeun Balon bukan sekadar hiburan biasa. Momen ini merupakan warisan turun-temurun yang selalu dinanti terutama saat merayakan hari besar atau Lebaran.
Persiapan tradisi ini biasanya dilakukan secara gotong royong oleh para pemuda dan tokoh masyarakat setempat. Mereka bekerja sama merakit kertas minyak berwarna-warni dengan lem tradisional hingga membentuk balon berukuran besar.
Selain bertugas membuat balon raksasa itu, ada juga yang mempersiapkan tungku api sumber panas agar balon bisa mengembang, ada yang bertugas memegang setiap sisi balon agar tetap stabil dan bisa tegak ke atas, jadi prosesnya banyak melibatkan warga.
Proses pembuatan yang memakan waktu berhari-hari ini justru menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan antar warga di lingkungan Panawuan.
Saat hari peluncuran tiba, ratusan warga berkumpul di lapangan terbuka untuk menyaksikan detik-detik balon mengudara. Sorak-sorai pecah ketika api dari perapian di bawah balon mulai memanaskan udara di dalamnya, membuat struktur kertas itu perlahan tegak dan terbang tinggi.
Sensasi melihat balon hasil karya sendiri melayang di langit Garut memberikan kepuasan batin dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Meski zaman terus berubah, warga Sukajaya tetap berkomitmen menjaga kelestarian tradisi unik ini dengan memperhatikan aspek keamanan.
Ngapungkeun Balon telah menjadi simbol kebersamaan dan kegembiraan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa sekat. Melalui kepulan asap dan warna-warni di angkasa, doa serta harapan warga Panawuan seolah ikut terbang tinggi menuju masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....