Mengenal Sosok Sunan Ambu, Sang Mahadewi Sunda
- 28 Feb 2026 12:38 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung: Masyarakat Sunda memiliki cerita legenda yang umumnya dikenal seperti Sangkuriang, Lutung Kasarung, Mundinglaya Dikusumah, dan lain sebagainya. Dalam cerita legenda tersebut ada tokoh sosok perempuan sebagai penguasa kahyangan, yaitu Sunan Ambu.
Sunan adalah gelar yang umumnya disematkan pada seorang lelaki baik itu ia pemuka agama (panditha, atau ulama), raja, atau seorang tokoh kharismatik yang dijunjung masyarakat dalam struktur adat pada masa dulu. Tetapi dalam cerita legenda masyarakat Sunda, ada tokoh Sunan yang disematkan kepada perempuan yaitu Sunan Ambu.
Dalam Kamus Besar Basa Sunda, Sunan berasal dari kata “susuhunan” yang berarti yang dimuliakan, ambu berarti ibu. Sunan Ambu berarti ibu yang dimuliakan. Sunan Ambu sebenarnya mewakili suatu alam pikir manusia Sunda yang kontra terhadap budaya patriarki, suatu budaya yang kemudian dibawa kehadirannya melalui agama Hindu yang sempat masuk di tatar Pasundan.
Dikutip dari laman Jurnal ATRAT V13/N1/04/2025 yang ditulis oleh Searsa Nur Aulia Maheswari, Supriatna, Hilman Cahya Kusdiana, menjelaskan tentang “Kemuliaan Sunan Ambu Refleksi Masa Kini Sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis”. Dalam Jurnal tersebut bahwa Sunan Ambu dalam mitos Sunda diperkirakan sebagai wujud Dewi Uma, Sakti Dewa Siwa, yang melambangkan kehidupan dan kasih sayang (Sumardjo, 2013, h.156- 158), dan ia juga dipandang sebagai Ibu Dewata, simbol pencipta, pemelihara, dan pemberi kehidupan.
Sunan Ambu dalam cerita Lutung Kasarung berperan sebagai sosok ibu penguasa kahyangan yang bijaksana, pengasih, dan agung. Ia adalah ibu dari Guru Minda (Lutung Kasarung) yang menghukum anaknya turun ke bumi, sekaligus sosok pelindung spiritual yang membantu Purbasari melalui kasih sayang dan kebijaksanaannya.
Ia mewakili nilai-nilai kebenaran, kearifan, dan keadilan dalam mitologi Sunda, di mana Sunan Ambu dianggap sebagai figur yang menjunjung tinggi keadilan dan melindungi yang tertindas. Dalam filosofi Sunda, Sunan Ambu berperan penting dalam menentukan arah peradaban dan jalan hidup tokoh utama, termasuk memfasilitasi pernikahan Guruminda dan Purbasari.
Mitos Sunan Ambu dan entitas terkaitnya, seperti Guriang, memberikan gambaran yang kaya tentang pandangan dunia masyarakat Sunda. Mitos-mitos ini tidak hanya sekadar cerita, tetapi juga pedoman moral, kosmologis, dan sosial yang terus beresonansi hingga kini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....