Calung, Merdu saat Dimainkan namun Redup saat Terlupakan
- 28 Feb 2026 05:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Calung merupakan salah satu kesenian tradisional khas masyarakat Sunda yang telah dikenal sejak lama. Alat musik ini terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara dipukul untuk menghasilkan nada yang ritmis dan merdu.
Dikutip dari, www.bandung.co.id, sabtu 28 februari 2026. Sejarah calung diperkirakan berkembang dari tradisi agraris masyarakat Sunda. Pada masa lalu, bunyi-bunyian bambu digunakan sebagai bagian dari ritual dan hiburan selepas panen.
Calung memiliki kemiripan dengan angklung, namun cara memainkannya berbeda. Jika angklung digoyangkan, calung dimainkan dengan dipukul menggunakan alat pemukul khusus.
Dalam perkembangannya, calung terbagi menjadi beberapa jenis seperti calung rantai dan calung jinjing. Perbedaan tersebut terletak pada bentuk, cara memainkan, serta susunan nadanya.
Kesenian calung tidak hanya menyajikan musik, tetapi juga kerap dipadukan dengan lawakan atau dialog humor. Pertunjukan ini membuat suasana menjadi lebih hidup dan dekat dengan masyarakat.
Pada era modern, popularitas calung sempat meredup akibat masuknya musik kontemporer. Namun berbagai sanggar seni dan komunitas budaya terus berupaya melestarikannya.
Pemerintah daerah di Jawa Barat turut mendukung pelestarian calung melalui festival dan pentas seni. Generasi muda juga mulai diperkenalkan kembali pada alat musik tradisional ini melalui pendidikan budaya.
Sejarah panjang calung menjadi bagian penting dari identitas budaya Sunda. Pelestarian yang berkelanjutan diharapkan mampu menjaga eksistensi calung di tengah arus globalisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....