Ini 10 Alat Musik Tradisional Sunda

  • 28 Feb 2026 00:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung: Jawa Barat dikenal kaya akan budaya Sunda yang sarat seni musik tradisional, mulai dari angklung yang mendunia hingga kecapi yang merdu dan khas. Keberagaman alat musik tersebut menjadi bagian penting identitas masyarakat Tatar Pasundan yang tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Informasi yang dilansir dari kanal YouTube Halo Edukasi , mengulas berbagai alat musik tradisional khas Jawa Barat beserta keunikan bahan dan cara memainkannya.

1. Angklung menjadi alat musik paling populer dari Jawa Barat dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia oleh UNESCO. Instrumen berbahan bambu ini dimainkan dengan cara digetarkan untuk menghasilkan nada tertentu dan umumnya dimainkan secara berkelompok guna menciptakan harmoni.

2. Suling. Selain angklung, suling Sunda memiliki karakter suara khas yang cenderung lebih tinggi dibandingkan seruling dari daerah lain di Indonesia. Suling terbuat dari bambu dan terbagi menjadi suling empat lubang serta enam lubang, serta menjadi elemen penting dalam lagu-lagu tradisional Sunda.

3. Calung juga merupakan alat musik berbahan bambu yang dibuat dari jenis pilihan seperti awi temen dan awi wulung agar menghasilkan suara lebih nyaring. Berdasarkan cara memainkannya, calung terdiri atas calung jinjing yang dimainkan sambil berdiri dan calung rantai yang dimainkan dengan posisi duduk bersila.

4. Kecapi menjadi alat musik petik berbentuk kotak yang terbuat dari kayu dan memiliki sejumlah senar sebagai penghasil nada. Dalam praktiknya, kecapi terbagi menjadi kecapi indung yang berperan sebagai pengatur irama dan kecapi rincik yang mengisi ruang antar nada dengan frekuensi lebih tinggi.

5. Rebab merupakan alat musik gesek khas Jawa Barat yang dimainkan sambil duduk bersila dan memiliki karakter suara berbeda dari biola. Instrumen ini terbuat dari bahan kayu berkualitas dan senar yang menghasilkan warna bunyi khas dalam ensambel musik Sunda.

6. Jentreng atau tarawangsa juga termasuk alat musik berdawai yang bentuknya menyerupai kecapi namun berukuran lebih kecil dengan tujuh senar. Suara yang dihasilkan cenderung rendah dan dalam sehingga memberi warna tersendiri dalam pertunjukan tradisional.

7. Karinding menjadi alat musik unik yang terbuat dari pelepah aren atau bambu dan dimainkan dengan cara ditiup sambil ditekan menggunakan tangan. Alat musik ini berkembang di sejumlah wilayah seperti Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur serta memiliki fungsi sosial dan budaya tersendiri di masyarakat Sunda.

8. Arumba merupakan ansambel musik bambu hasil penggabungan beberapa instrumen seperti angklung dan calung. Perkembangannya semakin dikenal sejak tahun 1970-an dan sering digunakan dalam berbagai pertunjukan seni maupun upacara adat di Jawa Barat.

9. Sementara itu, jengglong berbentuk menyerupai gong namun berukuran lebih kecil dan dimainkan dengan cara dipukul sebagai pembentuk kerangka lagu.

10. Celempung yang terbuat dari kombinasi bambu dan kulit juga melengkapi kekayaan alat musik Sunda dengan cara memainkan yang unik menggunakan alat ketuk khusus.

Keberagaman alat musik tradisional tersebut menunjukkan kekayaan budaya Jawa Barat yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian penting warisan budaya bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....