Durcing Cimahi, Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat 2026
- 15 Feb 2026 15:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.Id, Bandung : Kesenian Durcing asal Kota Cimahi resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Nama "Durcing" merupakan akronim unik dari kata Duhur dan Cicing (diam), yang secara filosofis bermakna anjuran untuk menghentikan seluruh aktivitas saat azan zuhur berkumandang guna menunaikan salat.
Namun, dalam konteks pertunjukan, istilah ini juga menggambarkan suasana magis saat suara bedug berbunyi "durrrr", yang seketika membuat penonton terdiam terpaku untuk menyaksikan kemeriahan atraksi yang akan dimulai.
Akar sejarah seni Durcing terbentang jauh hingga masa kolonial Belanda, tepatnya lahir sekitar tahun 1891 di kawasan Ciawitali. Tradisi ini awalnya merupakan ekspresi komunal para petani setempat saat merayakan masa panen raya sebagai wujud rasa syukur atas hasil bumi yang berlimpah.
Sebagai warisan turun-temurun yang telah bertahan lebih dari satu abad, Durcing bukan sekadar hiburan, melainkan simbol ketahanan budaya masyarakat Cimahi yang mampu melintasi zaman dari abad ke-19 hingga era modern saat ini.
Pada mulanya, Durcing berfungsi praktis sebagai metode pengendalian hama di area persawahan. Para petani menggunakan ornamen babarongan dengan karakter wajah yang menyeramkan sebagai media visual untuk menakuti hewan pengganggu tanaman. Seiring berjalannya waktu, fungsi tersebut bertransformasi menjadi elemen estetika dalam seni pertunjukan.
Sebagai seni helaran, Durcing kini dipentaskan dalam bentuk arak-arakan meriah yang memadukan unsur musik, gerak, dan visual. Transformasinya dari ritual agraris menjadi seni pertunjukan yang diakui negara membuktikan bahwa nilai-nilai lokal tetap relevan jika terus dijaga.
Dengan penetapan status WBTb ini, seni Durcing diharapkan tidak hanya menjadi pengingat akan sejarah masa lalu, tetapi juga menjadi motor penggerak pariwisata budaya di Kota Cimahi yang tetap menjunjung tinggi nilai spiritualitas dan kearifan lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....