ITC Kebon Kelapa Bandung, Kembali Ramai Dikunjungi Pembeli

  • 08 Feb 2024 17:26 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Mulai Februari 2024 Manajemen ITC Kebon Kelapa Kota Bandung mulai melangkah pada program promosi, guna kembali meningkatkan, menggairahkan dan menghidupkan perdagangan yang selama ini disebut-sebut terkesan lesu darah.

Hal tersebut dikatakan Ahmad Kustedi Ketua Perhimpunan Pemilik Penghuni Satuan Rumah Susun Pusat Perbelanjaan Kebon Kelapa (P3SRS P2K) di Bandung, Rabu (7/2/2024).

"Untuk promosi ITC Kebon Kelapakebetulan ada beberapa tokoh yang peduli terhadap kebangkitan perdagangan di ITC Kebon Kelapa ini, dari pihak luar yang membantu. Ada pak Jack Febrian Rusdi yang merupakan pakar IT dan pak Dr. Eddy RS yang merupakan pakar keuangan,"kata Ahmad Kustedi atau akrab disapa Tedy ini.

Ia menambahkan, keduanya sangat membantu menghidupkan dan menggairahkan ITC Kebon Kelapa, menarik para konsumen.

"Mereka berdua peduli untuk kebangkitan ITC Kebon Kelapa. Lewat ide-ide cemerlang mereka, ITC mulai merangkak bangkit dan Alhamdulillah kembali ramai dikunjungi pembeli. Makasih Uda Jack dan Pak Eddy,Beliau itu lagi mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari partai Demokrat untuk Dapil Kota Bandung dan Cimahi. Pak Eddy melihat-lihat ke ITC Kebon Kelapa kebetulan juga punya kios di sana. Beliau prihatin melihat kondisi perdagangan di ITC, lalu mengundang saya dan bekerjasama untuk membangkitkan ITC Kebon Kelapa dengan program promosi. Beliau juga yang membiayai," jelas Tedy.

Untuk menggairahkan dan menarik perhatian konsumen, pada awal Februari digelar kegiatan Bazar Kuliner Minang.

Kegiatan itu langsung memberikan dampak positif pada perputaran uang dalam perdagangan di ITC Kebon Kelapa. Kegiatan yang dilakukan dan diinisiasi Eddy bersama Uda Jack itu tambah Tedy, membuktikan kepada masyarakat Kota Bandung bahwa ITC Kebon Kelapa itu masih beroperasional dan beraktifitas untuk melayani masyarakat dalam berbelanja layaknya seperti pusat perbelanjaan lainnya.

Pada tanggal 10 Februari 2024 ITC Kebon Kelapa juga kembali kembali menggelar kegiatan Seni Barongsay dalam rangka menyambut Imlek. Pada kesempatan itu Tedy juga menyampaikan kepada Pj Wali Kota Bandung, bagaimana dirinya sempat mengalami berbagai ujian dan cobaan saat mengelola ITC Kebon Kelapa.

Disebutkannya bahwa terhitung dari Januari 2023 ITC Kebon Kelapa pengelolaannya diambil oleh P3SRS untuk sementara.Terkait dengan masalah kepemilikan Tedy mengatakan, kios tersebut merupakan hak pedagang.

"Disini bukti kepemilikan kami itu, hak milik. Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS). Berbeda dengan bukti kepemilikan pusat pusat perbelanjaan dibawah naungan Pemerintah Kota Bandung yang pada umumnya terbit suratnya itu SPTB atau dalam artian Surat Perijinan Tempat Berjualan,"jelas Tedy.

Ditambahkannya jika SHMSRS itu dilindungi oleh Undang Undang Agraria."Jadi kami itu membeli ketika berakhir 20 tahun. Undang Undang memerintahkan dan Undang Undang berbicara dapat diperpanjang satu kali perpanjangannya yaitu 20 tahun. Kita dalam proses perjalanan itu,"ujarnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....