Bisnis dan Industri Jabar Bergeliat, Pelanggan Listrik Bertambah

  • 13 Agt 2026 15:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Aktivitas sektor bisnis dan industri di Jawa Barat menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. Kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah pelanggan bisnis dan industri yang dilayani PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hingga Semester I 2026, jumlah pelanggan bisnis PLN UID Jawa Barat tercatat mencapai 1.054.347 pelanggan. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 11,32 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan Semester I 2025 yang berada di angka 947.135 pelanggan.

Pertumbuhan juga terjadi pada segmen pelanggan industri. Pada Semester I 2026, jumlah pelanggan industri mencapai 20.762 pelanggan atau meningkat 8,38 persen dari sebelumnya sebanyak 19.157 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menilai peningkatan jumlah pelanggan dari sektor bisnis dan industri menjadi salah satu gambaran berkembangnya aktivitas produktif di Jawa Barat. Menurutnya, kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi PLN untuk terus menjaga kesiapan sistem kelistrikan.

“Pertumbuhan pelanggan bisnis dan industri menunjukkan aktivitas produktif di Jawa Barat terus berkembang. Bagi PLN, hal ini menjadi dorongan untuk terus memastikan kebutuhan listrik pelanggan dapat dipenuhi dengan layanan yang semakin mudah, cepat, dan andal sehingga kegiatan usaha dapat berjalan dan berkembang dengan baik,” ujar Joharifin, Kamis, 13 Agustus 2026.

Pertumbuhan sektor bisnis dan industri tersebut juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi di Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, realisasi investasi pada Semester I 2026 mencapai Rp138,13 triliun.

Investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja yang mencapai 246.887 orang. Capaian itu membuat Jawa Barat tetap menjadi salah satu daerah tujuan investasi utama di Indonesia, sekaligus mencatatkan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar pada semester pertama 2026.

Joharifin mengatakan pertumbuhan investasi dan dunia usaha harus dibarengi dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai. PLN, kata dia, tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga berupaya membuat proses pelayanan kelistrikan semakin mudah dan cepat bagi pelaku usaha.

“PLN ingin memastikan pertumbuhan dunia usaha di Jawa Barat diikuti dengan kesiapan layanan kelistrikan yang memadai. Ketika pelaku usaha membutuhkan listrik untuk memulai, meningkatkan kapasitas, maupun mengembangkan usahanya, kami siap memberikan dukungan kelistrikan sesuai kebutuhan,” katanya.

Menurut Joharifin, listrik memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi. Pasokan yang andal dibutuhkan agar proses produksi maupun kegiatan operasional dunia usaha dapat berlangsung tanpa gangguan yang berpotensi menghambat produktivitas.

Karena itu, PLN UID Jawa Barat berkomitmen terus memperkuat infrastruktur kelistrikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik seiring semakin berkembangnya sektor bisnis, industri, dan investasi di Jawa Barat.

“Listrik bukan hanya menjadi kebutuhan operasional, tetapi juga salah satu penggerak aktivitas ekonomi. Kami berharap semakin mudahnya masyarakat dan pelaku usaha memperoleh akses listrik dapat mendukung peningkatan produktivitas, pertumbuhan usaha, serta memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Barat,” tutur Joharifin.

Dengan pertumbuhan pelanggan bisnis dan industri yang terus menunjukkan tren positif, PLN UID Jawa Barat memastikan kesiapan sistem kelistrikan tetap menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan ekonomi daerah. Keandalan pasokan serta layanan yang mudah diakses diharapkan mampu memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengembangkan bisnisnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....