Pelayanan Menyeluruh, KAI Perhatikan Penumpang Penyandang Disabilitas

  • 28 Jul 2026 14:39 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia melayani 2.953 pelanggan penyandang disabilitas dengan tarif reduksi pada periode Januari–Juni 2026.
  • Jumlah pengguna layanan tarif reduksi meningkat drastis sebesar 200,41% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya 983 pelanggan.
  • Tarif reduksi disediakan untuk setiap orang dengan keterbatasan fisik, intelektual, mental, atau sensorik jangka panjang yang menghambat interaksi dan partisipasi dalam masyarakat.

RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani 2.953 pelanggan penyandang disabilitas yang memanfaatkan tarif reduksi selama Januari–Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 200,41% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 983 pelanggan.

"Penyandang disabilitas yang dapat memperoleh tarif reduksi merupakan setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama. Kondisi tersebut dapat menimbulkan hambatan dalam berinteraksi dengan lingkungan serta berpartisipasi secara penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak," ungkap Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba kepada RRI Bandung, Selasa 28 Juli 2026.

Anne menjelaskan, kereta api memiliki peran dalam menghubungkan masyarakat dengan keluarga, pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai kesempatan kehidupan. Peran tersebut perlu dijalankan dengan pelayanan yang memahami bahwa setiap pelanggan mempunyai kondisi dan kebutuhan perjalanan yang berbeda.

“Perjalanan yang inklusif dimulai ketika seseorang merasa diterima, dihargai, dan tidak dibiarkan menghadapi kesulitannya sendirian. Kami berharap tarif reduksi ini membantu lebih banyak pelanggan penyandang disabilitas menjalani perjalanan dengan rasa percaya diri, karena mereka memiliki hak yang sama untuk datang, pergi, bertemu, belajar, bekerja, dan merawat hubungan dengan keluarga,” kata Anne.

Berdasarkan data fasilitas stasiun yang dihimpun KAI, toilet difabel telah tersedia di 56 stasiun penumpang kelas besar. Data fasilitas juga mencakup dukungan bagi pengguna prioritas berupa ubin pemandu, kursi roda atau tandu, bantuan petugas, layanan kesehatan, serta penyampaian informasi perjalanan melalui petugas dan passenger information display pada stasiun yang telah dilengkapi fasilitas tersebut.

Kehadiran fasilitas dan bantuan petugas menjadi bagian penting dalam perjalanan pelanggan penyandang disabilitas. Sebuah kursi roda yang tersedia saat dibutuhkan, petugas yang membantu menunjukkan arah, maupun informasi perjalanan yang mudah diperoleh dapat mengurangi kekhawatiran pelanggan dan keluarganya.

Bagi keluarga, rasa tenang sering kali hadir ketika mengetahui orang yang mereka sayangi dapat menjalani perjalanan dengan aman. Bagi pelanggan penyandang disabilitas, keramahan sederhana juga dapat memberi pesan bahwa mereka diterima sebagai bagian yang setara dalam ruang publik.

“Kereta api membawa banyak cerita manusia. Kami ingin setiap pelanggan penyandang disabilitas merasa bahwa perjalanan mereka sama pentingnya. Mereka datang dengan tujuan, perjuangan, dan harapan yang patut dihormati,” lanjut Anne.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....