Pemkab Upayakan Kuliner Baso Aci Ditetapkan Sebagai WBTB
- 03 Jul 2026 13:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyampaikan, pihaknya tengah mengupayakan Baso Aci Garut ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)." Kami sedang berupaya agar baso aci khas garut ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)."katanya, disela Festival Baso Aci 2026 di Citi Mall Garut, Jumat, 3 Juli 2026.
Ia mengatakan, upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas kuliner daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. "Karena kalau melihat dari sejarah, dari tahun 1930 baso aci ini sudah berkembang di Kabupaten Garut. Jadi sing percanten bahwa baso Aci itu lahir di Garut," katanya.
Beni menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perputaran uang dari sektor baso aci di Kabupaten Garut pada akhir pekan dapat mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar. Aktivitas tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi berbagai sektor usaha lainnya.
"Dengan kegiatan ini, kami berharap ini menjadi salah satu gerakan masif kita, semua kita dorong, semua elemen masyarakat Kabupaten Garut kita dorong melakukan aktivitas ekonomi sehingga pergerakan ekonomi di Kabupaten Garut ini semakin lebih baik lagi," ujarnya.
Perwakilan Vortable Indo Creative Industry, Dhani Omar Dhien, mengenang awal penyelenggaraan Festival Baso Aci pada 2019 yang saat itu belum banyak mendapat perhatian. Konsistensi penyelenggaraan selama enam tahun, menurutnya, menjadi bukti bahwa baso aci merupakan salah satu identitas kuliner Kabupaten Garut.
"Kami berani bersaksi bahwa di 42 kecamatan hampir di setiap RT atau RW pasti ada tukang baso acinya. Dan bisa dipastikan bahwa hampir semua penduduk Garut itu bisa bikin baso aci," ujarnya.
Festival tahun ini juga menghadirkan Lomba Kreasi Baso Aci yang melibatkan berbagai organisasi perempuan sebagai bagian dari upaya melestarikan kuliner khas Garut.
"Dan lewat itulah yang menjadi semangat kami untuk mengadakan Festival Baso Aci setiap setahun sekali, dan khusus di tahun ini kami menyelenggarakan lomba kreasi makan baso aci di pembukaan yang mengajak ibu-ibu dari berbagai organisasi wanita, karena kami menilai bahwa baso aci ini adalah makanan yang harus dilestarikan," tandasnya.
Festival Baso Aci 2026 akan berlangsung hingga Minggu, 5 Juli 2026, dengan menghadirkan lebih dari 30 tenant kuliner yang dapat dikunjungi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat promosi kuliner khas Garut sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....