KAI Operasikan 39 Trainset Stainless Steel New Generation

  • 08 Jun 2026 19:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Transformasi layanan kereta api terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang nyaman, aman, dan modern. Salah satu perubahan yang kini semakin dirasakan pelanggan adalah hadirnya rangkaian Stainless Steel New Generation yang secara bertahap memperbarui layanan kereta api jarak jauh di berbagai relasi.

Sejak tahun 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjalankan program pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation hasil produksi PT INKA (Persero). Program tersebut merupakan bagian dari modernisasi sarana penumpang yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2027 dengan nilai kontrak mencapai Rp5,505 triliun.

Hingga saat ini, sebanyak 39 trainset atau 391 kereta Stainless Steel New Generation telah diserahterimakan dan beroperasi melayani pelanggan. Jumlah tersebut merupakan bagian dari realisasi pengadaan yang terus berjalan secara bertahap hingga seluruh program selesai pada tahun 2027.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa program pengadaan New Generation menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman perjalanan pelanggan. “Program pengadaan 612 kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang KAI untuk memperbarui sarana penumpang secara bertahap. Setiap transit yang beroperasi menghadirkan standar kenyamanan yang lebih baik dan menjadi bagian dari pengembangan layanan yang terus kami lakukan,” ujar Anne, Senin 8 Juni 2026.

Rangkaian Stainless Steel New Generation hadir dengan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan pelanggan, mulai dari kursi ergonomis, reclining seat hingga 135 derajat, revolving seat yang dapat disesuaikan dengan arah perjalanan, legroom yang lebih luas, foot rest, meja lipat, USB port dan stop kontak di setiap kursi, hingga pintu geser otomatis. Pada sejumlah layanan, pelanggan juga dapat menikmati fasilitas tambahan seperti Passenger Information Display System (PIDS), kabin yang lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, baby care desk atau meja ganti popok bayi, serta selimut untuk perjalanan malam dengan waktu tempuh tertentu.

Anne menjelaskan bahwa proses pengadaan dan pengoperasian rangkaian New Generation turut menghasilkan berbagai masukan yang menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sarana berikutnya. “Selama proses delivery dan pengoperasian rangkaian New Generation, kami menerima banyak masukan dari pelanggan maupun petugas operasional. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya,” kata Anne.

Menurut Anne, penyempurnaan dilakukan secara bertahap pada berbagai aspek yang berkaitan dengan kenyamanan pelanggan. Itu mulai dari detail interior, konfigurasi ruang pelanggan, fasilitas pendukung perjalanan, hingga komponen sarana lainnya yang memengaruhi pengalaman selama berada di dalam kereta.

Program pengadaan 612 kereta tersebut terdiri atas 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, serta 2 kereta bagasi. Modernisasi sarana tersebut kini telah menjangkau berbagai segmen layanan, mulai dari kelas eksekutif, kelas campuran eksekutif dan ekonomi, hingga layanan ekonomi. Dengan semakin luasnya cakupan relasi yang menggunakan rangkaian New Generation, semakin banyak pelanggan dapat menikmati standar kenyamanan yang lebih tinggi selama perjalanan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....