Harga Kepokmas Jepang Lebaran Iduladha di Subang Meroket
- 26 Mei 2026 14:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Sehari menjelang Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah - 2026 Masehi, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di beberapa pasar tradisional di Subang merangkak naik. Mulai dari harga sayur mayur, bumbu dapur, telor ayam dan daging ayam serta minyak goreng.
Harga cabe rawit mencapai Rp 80 ribu, bawang merah dari Rp 40 rebu naik menjadi Rp 50 ribu, wortel dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 20 ribu naik Rp 10 ribu, buncis dari Rp 18 ribu naik menjadi Rp 20 ribu, tomat dari Rp 8 ribu menjadi Rp 10 ribu, kentang dari Rp 17 menjadi Rp 18 ribu dan kol dari Rp 6 ribu naik menjadi Rp 7 ribu per kilo gramnya. Kenaikan harga tersebut, diungkapkan Aisyah salah seorang pedagang kepokmas di pasar Kasomalang Subang.
Selain permintaan konsumen yang tinggi terhadap permintaan sejumlah kepokmas tersebut, juga dipengaruhi cuaca yang saat ini masih sering terjadi turun hujan. Sehingga harga sejumlah kepokmas tersebut, merangkak naik sejak dua pekan lalu.
"Kenaikan sejumlah harga krpokmas tersebut, rata-rata antara Rp 1000 perkuliahan gram, hingga di atas Rp 10 ribu perkilo gramnya," ujar Aisyah kepada RRI di Subang, Selasa 26 Mei 2026.
Aisyah menyebut, paska lebaran iduladha nanti, semua kepokmas yang mengalami kenaikan harga tersebut, dipastikan akan kembali mengalami penurunan harga, namun penurunannya tidak signifikan. "Biasanya setelah lebaran iduladha nanti, harga kepokmas yang naik itu, akan kembali mengalami penurunan harga, tapi turunya tidak akan signifikan," terangnya.
Dengan naiknya sejumlah harga kepokmas tersebut, tidak berbanding lurus dengan omzet yang diraihnya. Sebab para pembeli, yang biasanya beli kiloan, saat harga naik membeli eceran.
"Ya itulah resiko par pedagang kecil sepi kami-kami ini pak, kalau boleh memilih, mendingan saat harga stabil, keuntungannya pun cukup lumayan bisa untuk nabung. Sekarang mah boro-boro buat nabung, karena harga pembelian setiap hari naik terus," tandas Aisyah.
Sementara itu, kenaikan harga kepokmas saat ini, dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga. Uang belanjanya yang pas-pasan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya. Maka dengan terpaksa kata Siti salah seorang ibu rumah tangga di Subang mengaku kelimpungan, harus mengatur keuangan yang pas-pasan.
"Ya harus bagaimana lagi, sekarang mah kita mungkin harus ngirit ya," tegas Siti singkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....