Pertamina Klaim Pasokan Gas Elpiji dan BBM di Garut Lancar
- 26 Mar 2026 17:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut : Perwakilan Pertamina Jawa Barat, Jamal Bachtiar, menyampaikan, masa Satuan Tugas (Satgas) Lebaran yang berjalan sejak H-14 hingga H+14 akan berakhir pada 1 April 2026 mendatang. Secara keseluruhan, penyaluran energi di Kabupaten Garut selama periode mudik dan balik berjalan dengan lancar.
Ia memastikan, penyaluran gas elpiji di Kabupaten Garut berjalan lancar termasuk ketersediaan stok BBM. "Alhamdulilah, penyaluran di Kabupaten Garut berjalan lancar. Untuk di Kabupaten Garut inshaAllah stok BBM & elpiji cukup aman,"katanya, disela Halal Bihalal dan Silaturahmi bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Kabupaten Garut, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia mengatakan, dalam mendukung program-program pemerintah, pihak pertamina secara terbuka senantiasa melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. "Pertamina dengan terbuka untuk melakukan koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung program-program pemerintah khususnya," katanya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPC Kabupaten Garut, Iday Hidayatulloh, menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam menjaga stabilitas energi di daerah. "Kehadiran Bapak/Ibu menjadi bukti nyata, sinergi dan komitmen kita bersama dalam menjaga stabilitas energi di daerah yang kita cintai ini," ucapnya.
Menurutnya, momentum halal bilhalal ini menjadi forum stategis untuk membahas penyaluran Gas elpiji & BBM di wilayah Kabupaten Garut, mengingat distribusi energi merupakan aspek yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat dan keberlangsungan perekonomian di daerah." Jadi forum ini sangat penting untuk membahas penyaluran Gas elpiji & BBM di wilayah Kabupaten Garut, mengingat distribusi energi merupakan aspek yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat,"ujarnya.
Ia menekankan, para pengusaha SPBU dan agen Elpiji adalah ujung tombak pelayanan energi. Serta ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga integritas dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. "Para pengusaha elpiji, pengusaha SPBU dan lain sebagainya memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak penyaluran energi kepada masyarakat. Oleh karena itu kita dituntut untuk selalu menjaga integritas, profesionalisme serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," tuturnya.
Ia berharap melalui kebersamaan ini, tercipta komunikasi yang lebih terbuka, harmonis dan produktif dalam menjaga distribusi yang tepat dan adil bagi masyarakat."Kami berharap melalui forum ini bisa tercipta komunikasi yang lebih terbuka, harmonis dan produktif dalam menjaga distribusi yang tepat dan adil bagi masyarakat,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....