Jabar Bukukan Transaksi 328,6 Miliar di WJX 2025

  • 22 Okt 2025 19:50 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung: Jawa Barat kembali menegaskan posisinya sebagai penggerak ekspor nasional. Melalui ajang West Java Expo (WJX) 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, 15–19 Oktober lalu, pelaku usaha dari sektor industri kecil menengah (IKM), usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga industri besar asal Jabar sukses membukukan transaksi senilai Rp328,6 miliar.

Pameran berskala internasional ini digelar berbarengan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, menjadi etalase produk unggulan Jabar yang siap bersaing di pasar global.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Nining Yuliastiani, menegaskan komitmen Pemprov Jabar dalam membangun ekosistem ekspor yang kuat dan berkelanjutan. WJX 2025 menjadi salah satu bentuk nyata dari implementasi Pergub Jabar Nomor 94 Tahun 2022 tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Pelaku Usaha Kecil yang Berorientasi Ekspor (KOMPOR).

“Lewat WJX 2025, upaya Jabar dalam meningkatkan daya saing industri dan memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha menunjukkan hasil nyata,” ujar Nining di Bandung, Rabu (22/10/2025).

Baca juga : Dana 4,1 Triliun Pemprov Jabar Bukan Deposito

Total transaksi yang tercatat mencapai Rp328,6 miliar atau setara USD19,85 juta, terdiri atas:

- Transaksi ritel: Rp16,12 miliar

- Transaksi besar hasil MoU: Rp240,5 miliar

- Potensi transaksi: Rp35,17 miliar

- Road to WJX: Rp36,81 miliar

Produk personal care dan makanan-minuman, khususnya rempah-rempah, menjadi primadona di Paviliun Jabar yang dikunjungi 286 pembeli dan investor dari India, Malaysia, Arab Saudi, Korea Selatan, Australia, Vietnam, Jepang, Amerika Serikat, Jerman, hingga Afrika Selatan.

PT Mekar Saluyu Grup mencatat penjualan ritel terbesar lewat produk cengkeh dan vanila. Sementara PT Aquila Natural Globalindo meraih transaksi MoU dan potensi ekspor tertinggi dengan produk skincare.

Sejumlah perusahaan lain seperti PT Azaki Food Internasional, PT Alam Scientia Asia, PT Inti Gravfarm Indonesia, dan CV Bechips juga menandatangani nota kesepahaman dengan mitra luar negeri dari Chile, Arab Saudi, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang.

Prestasi membanggakan turut diraih PT Azaki Food Internasional sebagai UMKM Bisa Ekspor dan PT Agate International sebagai Eksportir Jasa dalam ajang Penghargaan Primaniyarta 2025.

Sementara itu, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) Jabar dinobatkan sebagai instansi terbaik nasional dalam verifikasi SKA, disusul IPSKA Kabupaten Bekasi yang meraih penghargaan pelayanan terbaik.

“WJX bukan sekadar pameran, tapi platform strategis memperkenalkan potensi industri, memperluas jejaring global dan mendorong peningkatan ekspor Jabar yang berdaya saing di pasar dunia,” tandas Nining.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....