RRI: Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Visi Gotong Royong

  • 06 Nov 2025 14:11 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) mengusung kolaborasi lintas sektor dari kementerian hingga pemangku kepentingan lain. Hal itu untuk mendorong visi gotong royong melalui ajang kompetisi bernyanyi Bintang Radio Indonesia.

"Nah kalau itu bisa kita bangun sinergitas dan kolaborasi yang kuat, publik akan melihat bahwa ternyata nilai kegotong-royongan akan muncul di situ. Dan semua orang bisa bergerak sama," kata Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI Yonas Markus Tuhuleruw dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).

Ia mengatakan Bintang Radio Indonesia 2025 melibatkan berbagai pihak. Salah satunya dari Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai pengampu sektor kreatif di bidang musik, serta dari lembaga pemerintahan lainnya seperti BPJS dan perbankan Bank Syariah Indonesia.

Ia mengatakan kolaborasi ini akan semakin menguatkan dan mendorong masing-masing peran strategis agar berjalan semakin baik dan mengesampingkan ego sektoral.

Baca juga : Bintang Radio Bawa Warisan Musik Daerah dalam Kompetisi

"Misalnya untuk Bintang Radio, oke dengan kolaborasi dengan Ekraf misalnya, ada dukungan layanan dari BPJS, kemudian juga dukungan layanan dari BSI misalnya, dan masih banyak lagi brand-brand lain, itu adalah upaya bersama untuk bisa berjalan secara bersama-sama. Istilahnya ringan sama dijinjing, berat sama dipikul," kata Yonas.

Yonas mengatakan nilai gotong-royong ini yang akan didorong bersama-sama kementerian dan lembaga dengan visi dan misi yang sama untuk berkolaborasi seperti yang diamanatkan Presiden Republik Indonesia Prabowo. Selain didukung pemerintah pusat dan lembaga, Bintang Radio Indonesia juga didukung oleh masing-masing pemerintah daerah peserta di antaranya dari Bukit Tinggi, Papua, Jakarta, Makassar, Bandung, Sumenep, Ambon dan kota lainnya.

Sementara itu, Yonas mengatakan Bintang Radio Indonesia yang menjaring generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap lagu-lagu daerah dan menambah talenta baru di bidang musik untuk berkiprah di industri kreatif Indonesia. "Dia tidak hanya punya single untuk dinyanyikan, tetapi ada hal yang paling utama adalah apa yang dia dapat selama dia mengikuti kegiatan, selama dia mengikuti coaching, itu mampu membentuk pribadinya untuk siap bertarung di luar sana. Jadi kita harus membangun mereka untuk melihat realitas, realitasnya seperti apa," Tutup Yonas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....