Masjid Pusdai Salah Satu Ikonik Religi di Kota Bandung

  • 05 Agt 2024 18:46 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Siapa yang tak kenal Masjid Pusdai Jabar? masyarakat bandung khususnya tentu sudah mengenal masjid yang popular ini, karena masjid Pusdai termasuk masjid yang populer setelah masjid Raya Bandung dan masjid Al-Jabar. Dengan lokasi yang mudah ditemukan membuat masjid ini popular disertai bangunan yang unik dan elegan ini sanggup menampung 4.000 hingga 4.600 jemaah.

Masjid Pusdai memilik beberapa bangunan lain, yakni ada ruang seminar dengan ukuran yang berbeda besar dan kecil. Terdapat pula Bale Asri yang biasa digunakan untuk menggelar acara pameran, pernikahan, event indoor, pertemuan dan lainnya. Bale Asri bisa dikatakan sebagai Gedung Serbaguna yang ada dalam kompleks masjid.

Mengutip kubahmadina.com tentang sejarah Pusdai Bandung Jawa Barat, bahwa masjid Pusdai Bandung dibangun oleh Slamet Wirasonjaya dengan arsitektur asli Indonesia dengan atap berbentuk limas yang terdapat di tiap bangunannya. Dan yang unik daripada yang lain adalah pada bagian kubah (atap masjid) yang terbuat dari sebuah kayu. Ornamen lainnya pun terbuat dari kayu sehingga memberi kesan alami dan kuat. Batu marmer juga mendominasi bangunan masjid dengan berbagai pola kaligrafi dan motif lainnya yang ada di bangunan masjid Pusdai. Tak hanya itu saja, rancangan ini juga dipadukan dengan berbagai gaya arsitektur masjid islam lainnya di dunia sampai akhirnya pembangunan selesai di tahun 1998

Rutinitas kegiatan yang masih berjalan di masjid Pusdai dibentuk dengan membuat beberapa yang masih bertahan hingga saat ini, seperti kegiatan mengaji, tabligh akbar atau Dakwah, belajar mengajar, dan lain sebagainya. Lokasi masjid Pusdai sangat strategis berletak di tengah kota Bandung, dekat dengan gedung sate berdampingan dengan RRI Bandung. Masjid Pusdai menjadi bukti akulturasi budaya yang mampu menghadirkan tempat ibadah khususnya umat islam yang penuh estetika.

Masjid ini menjadi ikon religi di Bandung karena memiliki keunikan dan keelokan bangunan yang dirancang khusus oleh guru besar arsitektur ITB (Institut Teknologi Bandung) Slamet Wirasonjaya ini mencerminkan revitalisasi bangunan modern yang tetap mempertahankan unsur lokal dilengkapi sarana dan prasarana seperti :

- Ruang Seminar Besar (Ruang Cendekia C) berkapasitas 100 orang.

- Ruang Seminar Kecil (Ruang Cendekia D) berkapasitas 40 orang.

- Gedung Bale Asri (Gedung Serba Guna) berkapasitas 2.000 orang untuk acara

pertemuan, seminar, resepsi, pameran, dan sebagainya

- Ruang Pameran Mushaf Sundawi

- Ruang Perkantoran

- Tempat Wudhu Pria dan Wanita

- Perpustakaan dan Lembaga Bahasa

- Kantin, Wartel, dan Café

- Area Parkir

- Ruang Multimedia

- Ruang Lumbung Zakat Pusdai

- Ruang Galeri Pusdai

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....