Putus Rantai Kekerasan, Istri Diky Candra Gencar Sosialisasi Melalui Pengajian
- 04 Okt 2026 19:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Rani Permayani gencar melakukan sosialisasi lawan kekerasan terhadap perempuan dan anak, melalui forum pengajian. Rani menilai, forum pengajian efektif, dalam menyampaikan sosialisasi, terlebih pesertanya kaum ibu.
Rani mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk mengedukasi dan memutus mata rantai kekerasan.”iya, mulai dari kenakalan remaja, seperti perundungan, ataupun kekerasan terhadap perempuan dan KDRT, Itu bisa diantisipasi. Saya berupaya memutus mata rantai itu di kota tasikmalaya, bekerjasama dengan pihak- pihak yang peduli akan hal ini,” katanya, usai menjadi narasumber dalam kajian bulanan PD PERSIS ISTRI, di Masjid Baiturrahman, RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, Minggu 4 Oktober 2026.
Rani berharap, ikhtiar ini membuahkan hasil positif dalam menyelamatkan anak bangsa. “Sosialisasi melalui jamaah pengajian atau majelis taklim efektif ya. Karena seorang ibu biasanya menularkan ilmu atau kebaikan yang mereka dapatkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari- hari,” ujarnya.
Sementara terkait dengan kasus perundungan siswa yang kembali terjadi di Kota Tasikmalaya juga menjadi perhatian pihaknya. Perundungan lanjut Rani, muncul karena berbagai hal.
“ Bisa jadi karena faktor senioritas di sekolah. Jadi si anak merasa dendam dan menantikan menjadi senior agar bisa bertindak seperti kakak kelasnya . Adapun perundungan yang terjadi di luar sekolah, karena anak- anak mencari teladan di luar rumah yang tidak mereka dapatkan di rumah,” katanya.
“ Bisa juga karena pola komunikasi yang kurang terjalin baik antara orang tua dan anak. Sehingga, karakter si anak kurang terbentuk sempurna. Disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan,” ujarnya melanjutkan.
Selain itu kata Rani, faktor teknologi, yakni pengaruh gawai juga menjadi penyebab lain. Ini berpengaruh terhadap perkembangan mental anak- anak.
“ Disini, lagi- lagi orang tua juga harus bijak dalam memantau penggunaan gawai untuk anak,” katanya.
Sedangkan terkait dengan sosialisasi ini. ke depan tidak hanya dilakukan di forum pengajian. Namun, akan menyasar secara langsung ke Sekolah.
“Sekarang forum ini dulu. Insya Allah bulan depan langsung ke sekolah- sekolah,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....