Safety First! Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang
- 02 Okt 2026 15:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Divisi Regional II Sumbar terus memperkuat komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, dan semakin melayani. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui edukasi keselamatan kepada masyarakat di perlintasan sebidang, yang dilaksanakan di JPL 07 KM 6+800, petak jalan Bukitputus.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen. Yaitu perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, PT Jasa Raharja, BTP Kelas II Padang, serta komunitas perkeretaapian Sumatrain, IRPS, dan Transport for Padang.
Edukasi diberikan secara langsung kepada pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang melalui penyampaian imbauan keselamatan, pembentangan spanduk, pembagian stiker keselamatan, dan pemberian souvenir. Pendekatan langsung tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mematuhi ketentuan keselamatan saat melintasi jalur kereta api.
Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya mengatakan bahwa keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya KAI. Itu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat Semakin Melayani pada HUT ke-81 KAI kami wujudkan tidak hanya melalui peningkatan kualitas pelayanan perjalanan kereta api, tetapi juga dengan memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas. Perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang membutuhkan perhatian dan kesadaran bersama,” ujar Lutfi, Kamis 1 Oktober 2026.
Ia menambahkan, keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. KAI terus menjalankan langkah-langkah preventif sesuai kewenangan perusahaan, sementara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kepatuhan serta budaya keselamatan di lingkungan perlintasan.
Sepanjang 2026, KAI Divre II Sumbar telah melakukan berbagai langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan di sekitar jalur kereta api. Upaya tersebut antara lain menutup 30 titik perlintasan liar, melaksanakan sosialisasi keselamatan di 57 titik perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga, serta memasang 17 banner keselamatan di titik rawan kecelakaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....