7 Fakta Menarik tentang Alis, Tak Sekadar Mempercantik Wajah

  • 30 Sep 2026 16:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Alis menjadi salah satu bagian wajah yang cukup mendapat perhatian karena bentuknya dapat memengaruhi karakter dan penampilan seseorang. Tak hanya berfungsi sebagai pelengkap wajah, alis juga memiliki peran penting dalam membantu melindungi mata dari keringat maupun cairan yang mengalir dari bagian dahi.

Tak heran jika banyak orang rela meluangkan waktu dan biaya untuk merawat serta membentuk alis agar terlihat lebih rapi. Beragam metode dilakukan, mulai dari mencukur, mencabut menggunakan pinset, waxing, hingga threading.

Di balik perannya dalam menunjang penampilan, ternyata alis menyimpan sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut beberapa fakta mengenai alis yang dirangkum dari berbagai informasi kesehatan dan kecantikan, dikutip dari laman mooimon.

1. Alis memiliki siklus pertumbuhan

Pernah menemukan beberapa helai rambut alis yang rontok? Kondisi tersebut sebenarnya merupakan bagian dari siklus pertumbuhan rambut yang normal.

Rambut alis memiliki fase pertumbuhan, istirahat, hingga akhirnya rontok dan digantikan oleh rambut baru. Siklus tersebut membuat alis secara alami mengalami pergantian helai rambut secara berkala.

2. Jumlah rambut alis bisa mencapai ratusan

Meski tampak tipis dan tidak terlalu lebat, satu alis ternyata dapat memiliki ratusan helai rambut. Jumlahnya tentu berbeda pada setiap orang, tergantung faktor genetik, usia, kebiasaan perawatan, serta kondisi tubuh.

Beberapa sumber menyebutkan rata-rata terdapat sekitar 250 helai rambut pada masing-masing alis. Pada alis yang tidak pernah dicabut, jumlah tersebut bahkan dapat jauh lebih banyak.

3. Alis membantu melindungi mata

Selain memberikan karakter pada wajah, alis memiliki fungsi penting untuk membantu melindungi mata. Bentuk alis yang melengkung membantu mengarahkan keringat atau air dari dahi agar tidak langsung mengalir ke mata.

Fungsi tersebut membuat mata lebih terlindungi dari cairan yang dapat mengganggu penglihatan. Dengan demikian, keberadaan alis bukan hanya berkaitan dengan persoalan estetika.

4. Alis membantu menunjukkan ekspresi

Perubahan bentuk alis dapat membuat ekspresi wajah seseorang terlihat berbeda. Alis biasanya ikut bergerak ketika seseorang terkejut, marah, bingung, sedih, atau menunjukkan emosi lainnya.

Ketika terkejut, misalnya, alis dapat terangkat dan membuat mata terlihat lebih terbuka. Sebaliknya, ketika seseorang sedang bingung atau merasa kesal, posisi alis dapat berubah dan membentuk kerutan pada dahi.

5. Alis berperan dalam mengenali wajah

Alis ternyata juga memiliki peran dalam proses pengenalan wajah seseorang. Perubahan atau hilangnya alis dapat membuat wajah terlihat sangat berbeda sehingga memengaruhi kemampuan seseorang mengenali wajah tersebut.

Sejumlah penelitian mengenai pengenalan wajah menunjukkan bahwa keberadaan alis merupakan salah satu ciri penting yang digunakan untuk membedakan identitas seseorang. Karena itu, alis memiliki peran lebih besar daripada sekadar mempercantik tampilan wajah.

6. Bentuk alis kerap dikaitkan dengan kepribadian

Bentuk alis juga pernah dikaitkan dengan karakter atau kepribadian seseorang dalam praktik pembacaan wajah. Misalnya, alis melengkung sering diasosiasikan dengan seseorang yang lebih peka terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, alis yang cenderung lurus dalam beberapa teori pembacaan wajah dikaitkan dengan karakter yang lebih logis dan menyukai hal-hal bersifat teknis. Namun, kaitan antara bentuk alis dan kepribadian tersebut merupakan bagian dari teori pembacaan wajah dan tidak dapat dijadikan ukuran ilmiah untuk menentukan karakter seseorang.

7. Tren membentuk alis sudah ada sejak lama

Kebiasaan mempercantik dan membentuk alis ternyata bukan tren baru yang muncul pada era kecantikan modern. Cara seseorang merawat alis juga berubah mengikuti budaya, standar kecantikan, serta perkembangan zaman.

Pada masa Renaisans di Florence, Italia, misalnya, perempuan bahkan diketahui mengikuti tren mencukur alis hingga tampak sangat tipis atau nyaris tidak terlihat. Hal tersebut menunjukkan bahwa standar kecantikan alis dapat berubah dari satu masa ke masa lainnya.

Pada akhirnya, alis bukan sekadar bagian kecil dari wajah yang berfungsi mempercantik penampilan. Selain membantu melindungi mata dan memperkuat ekspresi wajah, alis juga menjadi salah satu ciri yang berperan dalam mengenali seseorang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....