POCARI RUN, Antisipasi Lalu Lintas Padat Kota Bandung
- 19 Sep 2026 06:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pengguna jasa kereta api untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas. Dan itu juga ada pengalihan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung selama pelaksanaan event lari Pocari Sweat Run 2026 yang berlangsung di Kota Bandung.
Kegiatan event lari Pocari Sweat Run 2026 merupakan agenda olahraga yang digelar selama dua hari pada Sabtu dan Minggu, 19–20 September 2026 di Kota Bandung. Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan banyak peserta dan berdampak pada pengaturan serta rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute kegiatan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa pelanggan yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya dari Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi, diimbau mengatur waktu. Yaitu waktu keberangkatan dari rumah dengan lebih baik serta datang lebih awal ke stasiun.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KA yang akan melakukan perjalanan pada Sabtu dan Minggu, 19–20 September, untuk datang lebih awal ke stasiun. Adanya kegiatan event lari ini disertai pengalihan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Bandung berpotensi memengaruhi waktu tempuh menuju stasiun,” ujar Kuswardojo kepada RRI, Jumat 18 September 2026.
Kuswardojo menambahkan, imbauan datang lebih awal juga berkaitan dengan ketentuan proses boarding di Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi yang ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan KA. Ketentuan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan proses perjalanan pengguna jasa KA dari pintu boarding menuju peron melalui fasilitas skybridge yang membutuhkan waktu.
KAI Daop 2 Bandung mengajak pengguna jasa KA memperhitungkan waktu perjalanan dari lokasi asal menuju stasiun, termasuk kemungkinan perlambatan arus lalu lintas akibat rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Dengan datang lebih awal, pengguna jasa KA memiliki waktu yang cukup untuk memasuki area stasiun, melakukan proses pemeriksaan dan boarding, serta menuju peron dengan tertib.
“Kami ingin perjalanan pengguna jasa KA tetap aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan. Untuk itu, kami mengajak pengguna jasa KA datang lebih awal, mengikuti arahan petugas, dan memastikan sudah berada di area boarding sebelum batas waktu yang ditentukan,” tutur Kuswardojo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....