Momen Ustadz Adi Hidayat, Abdul Somad, dan Dasad Latif Bertemu di Mekkah
- 26 Agt 2026 13:15 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, dan Ustaz Das'ad Latif bertemu di Makkah dan menyampaikan pesan untuk Indonesia dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertemuan ketiga ulama tersebut menjadi perhatian setelah momen kebersamaan mereka diabadikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Hai Guys Official serta unggahan Instagram pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Dalam video yang diunggah kanal YouTube Hai Guys Official, Ustaz Adi Hidayat membahas momentum Maulid Nabi sebagai sarana untuk kembali menghidupkan kesadaran umat terhadap keteladanan Rasulullah SAW. Menurutnya, peringatan Maulid dapat menjadi momentum untuk mengenalkan kembali sejarah, ajaran, dan keteladanan Nabi kepada masyarakat.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan, kesadaran terhadap keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan, tetapi dapat mendorong perubahan dalam kehidupan umat. Menurutnya, ketika kesadaran tersebut tumbuh, masyarakat akan lebih mudah diarahkan untuk memperbaiki ibadah dan kehidupan sosial.
Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai Maulid sebagai sebuah tradisi yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut Ustaz Adi Hidayat, tradisi dapat diterima selama tidak bertentangan dengan syariat. Ia menilai bentuk ekspresi masyarakat dalam memperingati Maulid dapat berbeda-beda sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.
Sementara itu, dalam unggahan Instagram yang dipublikasikan pada 25 Agustus 2026, ketiga ustaz tersebut menyampaikan pesan cinta untuk Indonesia. Ustaz Adi Hidayat berharap momentum Maulid Nabi dapat menjadi sarana lahirnya kembali kesadaran berbangsa yang berlandaskan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, hingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ustaz Abdul Somad mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi bukan hanya sebagai momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menumbuhkan kesadaran dalam kehidupan berbangsa. Ia menekankan pentingnya rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama.
Menurut UAS, kecintaan terhadap Indonesia juga perlu ditanamkan kepada generasi mendatang. Ia berharap anak-anak Indonesia dapat tumbuh dengan rasa bangga terhadap bangsa dan negaranya, sebagaimana para ulama Nusantara terdahulu yang tetap membawa identitas asalnya ketika berada di Makkah.
Sementara itu, Ustaz Das'ad Latif mengajak masyarakat, khususnya para pemegang kekuasaan, untuk merenungkan makna warna merah dan putih pada bendera Indonesia. Menurutnya, merah dapat dimaknai sebagai keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian. Kedua nilai tersebut perlu berjalan beriringan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Berani karena suci dan ketika suci beranilah untuk memperbaiki bangsa dan negara kita,” ujar Das'ad Latif.
Pertemuan ketiga ustaz di Makkah tersebut kemudian ditutup dengan harapan agar momentum Maulid Nabi tidak hanya menjadi sebuah peringatan, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran, ketakwaan, kepedulian terhadap sesama, serta kecintaan terhadap Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....