Pameran Hidangan Alakadarnya Kenang Seniman Karnedi Nataatmaja

  • 23 Agt 2026 04:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID , Bandung - Setelah 23 tahun berpulang, karya dan arsip peninggalan seniman rupa Karnedi Nataatmaja dipamerkan ke publik. Pameran bertajuk "Hidangan Alakadarnya" tersebut berlangsung di Tjap Sahabat, Jalan Cibadak No. 169A, Bandung, mulai 17 hingga 30 Agustus 2026.

Pameran ini diinisiasi oleh pihak keluarga untuk mengenalkan rekam jejak Karnedi. Berdasarkan penelusuran arsip keluarga, sang seniman tidak hanya aktif melukis, melainkan juga tercatat sebagai salah satu pelopor seni rupa modern di Bandung serta ilustrator berbagai penerbit buku.

Cucu sang seniman, Tera, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan pameran perdana yang digelar keluarga secara resmi sejak Karnedi wafat pada 2003 silam. Semasa hidup, Karnedi memiliki tradisi memamerkan karyanya di rumah setiap momentum perayaan 17 Agustus sebagai wujud kecintaan pada tanah air dan kepeduliannya terhadap isu sosial-politik.

“Pameran ini menjadi yang pertama kali kami selenggarakan sejak beliau meninggal tahun 2003. Kami ingin sosoknya dikenal publik,” ujar Tera saat ditemui di sela acara Pasar Mungil, Sabtu 22 Agustus 2026.

Tera menambahkan, ide pameran ini terealisasi berkat kolaborasi dengan kurator Heru Hikayat yang pernah bertemu langsung dengan Karnedi pada 2001. Pameran juga diperkaya dengan berbagai agenda publik melalui kolaborasi bersama komunitas seni lokal.

“Kami juga mengadakan beberapa workshop sebagai rangkaian acara serta kegiatan Pasar Mungil pada 22–23 Agustus. Kolaborasi dengan komunitas Taman Kota dan kawan-kawan seniman menghadirkan nuansa kolektif yang guyub,” kata Tera.

Antusiasme juga datang dari kalangan pengunjung yang mengapresiasi relevansi karya-karya Karnedi terhadap situasi zaman sekarang. Salah satu karya yang menyita perhatian adalah lukisan "Untitled" dan "Istriku", yang memotret realitas sosial-politik melalui kacamata personal.

“Karyanya tidak hanya bicara soal politik makro Indonesia pada masanya, tetapi juga memperlihatkan sudut pandang personal sang seniman yang jujur dan masih sangat relevan saat ini,” tutur salah seorang pengunjung.

Pihak keluarga berharap pameran "Hidangan Alakadarnya" dapat membuka kembali ruang apresiasi bagi kiprah Karnedi Nataatmaja dalam sejarah seni rupa Bandung, sekaligus menjadi sarana refleksi sejarah bagi generasi penerus.

Penulis : Asti Miati & Lilis Nurhayati

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....