Mengingat Kembali 40 Pelajaran di Umur 40 Tahun dari Raditya Dika

  • 30 Jul 2026 10:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung: Penulis, konten kreator, sekaligus komedian Raditya Dika membagikan pelajaran hidup yang dirangkumnya dalam 40 pelajaran saat menyentuh usia 40 tahun. Video tersebut diunggah pada tanggal 1 Januari 2025, pesan yang disampaikannya masih relevan dan dapat dijadikan pelajaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Melalui video yang berjudul "40 Pelajaran di Umur 40 Tahun" di channel YouTube Raditya Dika, ia mengaku terinspirasi dari konten kreator luar negeri yang membagikan pelajaran hidup di usia 50 tahun. Raditya Dika kemudian merangkum berbagai pengalaman, kebiasaan, hingga cara pandang yang didapatkannya selama empat decade menjalani kehidupan.

Menurut Raditya Dika, pelajaran hidup tidak selalu berasal dari peristiwa besar. Hal-hal sederhana seperti mengatur waktu, menjaga hubungan dengan orang lain, berani menerima kritik, hingga meluangkan waktu untuk bermain dan memiliki hobi baru juga menjadi bagian penting dalam menjalani hidup yang lebih seimbang.

Konten kreator sekaligus penulis tersebut juga menyorot pentingnya terus belajar dan mengembangkan diri. Dalam pandangannya, Pendidikan merupakan investasi terbaik, sementara membaca buku, mendengarkan podcast sesuai minat, hingga mengasah kemampuan bercerita (storytelling) dapat menjadi bekal yang berguna dalam kehidupan maupun karier.

Raditya Dika juga mengingatkan supaya seseorang tidak mudah membandingkan dirinya dengan orang lain. Ia menilai setiap orang memiliki keahlian masing-masing sehingga yang lebih penting adalah membangun reputasi melalui tindakan nyata dan menjalani hidup dengan penuh cinta.

Dalam video tersebut, Raditya Dika merangkum 40 pelajaran hidup sebagai berikut:

  1. Tidak apa-apa menjadi pribadi yang berbeda.
  2. Hindari menggunjing orang lain.
  3. Kita tidak sepenting itu bagi orang lain.
  4. Usahakan hidup lebih minimalis.
  5. Pekerjaan akan terasa ringan jika dicicil.
  6. Pekerjaan menjadi lebih ringan jika dilakukan bersama.
  7. Catat setiap ide yang muncul.
  8. Belajar dari yang terbaik.
  9. Belajar dari orang yang belum memiliki pengalaman.
  10. Melamun merupakan bagian dari proses kreatif.
  11. Waktu ada jika kita menciptakannya.
  12. Gunakan uang untuk membeli waktu.
  13. Jangan lupa bermain.
  14. Memiliki hobi baru menjadi cara mudah menemukan kembali semangat.
  15. Fokus menciptakan core memory yang indah.
  16. Jangan mengambil keputusan saat sedih, marah, atau galau.
  17. Belajar mengatakan "iya" pada hal-hal yang sebelumnya ditolak.
  18. Berani mengatakan "tidak" ketika diperlukan.
  19. Bermain gim dapat menjadi cara sejenak melepas penat.
  20. Kritik berarti masih ada ruang untuk bertumbuh.
  21. Berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari.
  22. Selalu tepat waktu.
  23. Rasa takut sering muncul karena ketidaktahuan.
  24. Penyesalan lebih menakutkan daripada rasa takut.
  25. Sampaikan jika ada hal yang mengganjal.
  26. Setiap orang memiliki keahliannya masing-masing.
  27. Sadari bahwa kita tidak bisa menguasai semua hal.
  28. Sesekali belilah sesuatu untuk diri sendiri.
  29. Belajar bersabar.
  30. Reputasi dibangun melalui tindakan.
  31. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain.
  32. Membaca buku merupakan cara terbaik memahami cara berpikir orang lain.
  33. Dengarkan podcast sesuai minat.
  34. Terus belajar kapan pun dan di mana pun.
  35. Investasi terbaik adalah pendidikan.
  36. Storytelling merupakan keterampilan yang sangat berguna.
  37. Orang yang tidak menyukai kita belum tentu benar-benar memahami kita.
  38. Investasi yang baik biasanya terasa membosankan.
  39. Pastikan proses perjalanan sama menyenangkannya dengan tujuan yang ingin dicapai.
  40. Jalani hidup dengan cinta.

Di akhir videonya, Raditya Dika menegaskan bahwa seluruh pelajaran tersebut merupakan refleksi pribadi selama 40 tahun menjalani kehidupan. Ia juga menyebut tidak memiliki rencana membuat daftar serupa setiap tahun, karena baginya rangkuman tersebut sudah mewakili berbagai pengalaman yang membentuk cara pandangnya hingga saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....