Menjaga Semangat Penjelajahan,Pengabdian, dan Cinta Alam

  • 16 Jul 2026 08:05 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Wanadri ditetapkan pada 17 Januari 1964 dan diresmikan pada 16 Mei 1964 di Bandung sebagai organisasi pelopor kegiatan alam bebas yang dibentuk oleh enam pemuda mantan pandu.
  • Selama lebih dari enam dekade, Wanadri telah melakukan berbagai ekspedisi ke pegunungan, hutan, lautan, dan kawasan kutub, serta aktif dalam pencarian penyelamatan, pendidikan karakter, dan aksi kemanusiaan.
  • Peringatan Hari Berdirinya Wanadri menjadi momentum untuk meneguhkan nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, pengabdian, dan kepedulian terhadap alam serta sesama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

RRI.CO.ID, Bandung - Setiap tanggal 16 Mei, keluarga besar Wanadri memperingati hari berdirinya organisasi yang telah menjadi salah satu pelopor kegiatan alam bebas di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar mengenang usia organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, pengabdian, dan kepedulian terhadap alam serta sesama.

Wanadri atau Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri berawal dari gagasan enam pemuda mantan pandu yang memiliki visi membentuk generasi muda Indonesia yang tangguh, mandiri, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Organisasi ini dicetuskan pada 17 Januari 1964 dan kemudian diresmikan pada 16 Mei 1964 di Bandung. Nama "Wanadri" berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu wana yang berarti hutan dan adri yang berarti gunung, sehingga dimaknai sebagai "gunung di tengah hutan."

Selama lebih dari enam dekade, Wanadri telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia melalui berbagai kegiatan pendidikan, penjelajahan, kemanusiaan, dan pelestarian lingkungan. Organisasi ini dikenal atas berbagai ekspedisi ke pegunungan, hutan, lautan, hingga kawasan kutub, sekaligus aktif dalam kegiatan pencarian dan penyelamatan, pendidikan karakter, serta aksi kemanusiaan saat terjadi bencana.

Peringatan Hari Berdirinya Wanadri menjadi pengingat bahwa semangat menjelajah bukan hanya tentang menaklukkan alam, melainkan juga membentuk karakter yang tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut tetap relevan di tengah berbagai tantangan zaman, terutama dalam menghadapi isu perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan pentingnya membangun generasi muda yang berintegritas.

Semoga peringatan Hari Berdirinya Wanadri menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus mencintai alam, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengembangkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Selamat Hari Berdirinya Wanadri. Semoga semangat petualangan, persaudaraan, dan dedikasi yang telah diwariskan sejak tahun 1964 terus hidup dan memberi manfaat bagi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....