Polisi Terus Mendalami dan Memeriksa Sejumlah Pihak Terkait Ledakan di Dadaha
- 13 Jul 2026 15:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Hingga saat ini Kepolisian masih mendalami terkait ledakan yang terjadi pada sabtu malam, di area komplek olahraga dadaha Sabtu malam 11 Juli 2026. Ledakan terjadi setelah PKL setempat terlibat cek cok dengan PKL lainnya.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengatakan, selain menyelidiki, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah pihak yang diduga terkait dengan ledakan.
“Ada tiga orang yang sudah kami amankan. Ini masih kita terus dalami,”ujarnya.
Sebelumnya, setelah terjadi peristiwa ledakan di area Dadaha, Densus 88 Antiteror, Minggu 12 Juli 2026, juga menggeledah rumah kontrakan salah satu pedagang yang terlibat pertikaian di Dadaha.
Hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas mengamankan sejumlah barang, mulai dari senapan angin, belati dan barang lainnya. Tidak hanya itu, beredar juga foto yang memperlihatkan diduga komponen peledak, seperti rangkaian baterai dan kabel.
Sementara itu Hendra (48), warga Dadaha mengatakan, pada saat kejadian, sebagian besar warga tidak mengetahui peristiwa itu. Karena peristiwa tersebut terjadi malam hari.
“Awalnya tidak tahu ya, karena malam kejadiannya. Besoknya disini ramai, terkait ledakan itu,” ujarnya.
Namun Ia berharap, sebagai warga asli Dadaha, para pedagang bisa berjualan dengan aman. Terlebih para pedagang ini bukan merupakan warga Tasikmalaya.
“Iya kalau mau jualan, silahkan. Tetapi yang aman dan nyaman,” katanya.
Sedangkan pengurus RT di lokasi penggeledahan Ade mengatakan, penghuni kontrakan yang digeledah, memang tidak begitu berbaur dengan warga. Yang bersangkutan mengaku mengontrak sementara waktu, karena rumahnya tengah direnovasi.
“Iya tidak begitu berbaur dengan warga ya, jadi warga juga tidak begitu tahu,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....