Kolaborasi Pemkab Tasikmalaya dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

  • 10 Jul 2026 21:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya-Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) resmi menggandeng Institut Alam Rimba Puncak Suji untuk berkolaborasi dalam berbagai program strategis lingkungan hidup. Ini merupakan bagian komitmen, dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tasikmalaya.

Sinergi baru ini diawali melalui pertemuan resmi yang digelar di Kantor DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu lalu. Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari surat kemitraan yang diajukan oleh pihak institut pada 6 Juli lalu. Langkah ini diharapkan menjadi poros baru dalam memperkuat konservasi alam, tata kelola sampah, hingga edukasi lingkungan berbasis masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Institut Alam Rimba Puncak Suji hadir dipimpin oleh Irman Hirdasah (Dewan Penasehat), Randika (Koordinator Divisi Kurikulum dan Pengajaran), Agus Sudarsono (Koordinator Divisi Konservasi dan Lingkungan), Shepia Nur Latifah (Koordinator Divisi Kemitraan dan Humas), Persada Sagala (Koordinator Divisi Pertanian Berkelanjutan), Risna Nurhajani.

Kepala DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengatakan, visi yang diusung oleh Institut Alam Rimba sejalan dengan arah pembangunan hijau yang sedang digalakkan pemerintah daerah.

“Dukungan itu jelas. Dukungan moral, arahan, bahkan ke depan dukungan program hingga pendanaan pada prinsipnya memungkinkan, tentu melalui mekanisme perencanaan yang berlaku. Kami melihat banyak program Institut Alam Rimba yang dapat disinkronkan dengan program pemerintah,” kata Deden, Jumat 10 Juli 2026

Deden juga mengatakan, pihaknya siap membuka ruang diskusi. Ia meminta Institut Alam Rimba membangun komunikasi yang intensif dengan Bidang Lingkungan Hidup sebagai leading sector agar rencana kolaborasi ini dapat segera dieksekusi secara legal dan terencana.

Pemkab Tasikmalaya sendiri, saat ini di bawah kepemimpinan Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sobari Al-Ayubi tengah fokus pada dua program prioritas besar yang saling melengkapi. Untuk Jalan kasep dimana Infrastruktur jalan mulus, aman, dan nyaman dalam kurun waktu 2 tahun. Fokus pada perbaikan 32 ruas jalan, termasuk rekonstruksi Jalan Puspahiang–Mandalasari (2 km) dengan sistem drainase modern agar tahan cuaca. Rp230,25 Miliar

Sedangkan program Tasik Hejo yakni gerakan pelestarian lingkungan, penghijauan, rehabilitasi daerah tangkapan air (catchment area), penguatan Agen Hijau di desa-desa, dan pengelolaan sampah hulu-hilir.

Deden menilai, kehadiran Institut Alam Rimba sangat krusial untuk menyokong keberhasilan Program Tasik Hejo, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman kemarau panjang saat ini.

Salah satu terobosan yang mendesak untuk dikolaborasikan adalah penanganan masalah sampah. Deden mengatakan, sampah tidak akan pernah selesai jika hanya diurus di tempat pembuangan akhir (hilir). Perlu ada perubahan perilaku masyarakat di tingkat hulu (rumah tangga).

Untuk itu, DPUTRLH tengah menyiapkan konsep kawasan percontohan (mock-up) pengelolaan sampah terpadu sebagai pusat edukasi nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memiliki contoh nyata bagaimana pengelolaan sampah yang baik. Edukasi tidak cukup hanya disampaikan, tetapi harus diperlihatkan melalui praktik langsung. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang memiliki kepedulian dan kapasitas di bidang edukasi lingkungan seperti Institut Alam Rimba,” kata Deden.

Sementara, Koordinator Divisi Kurikulum dan Pengajaran Institut Alam Rimba Puncak Suji, Randika, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menyebut kehadiran Kepala DPUTRLH pada momen peluncuran institut beberapa waktu lalu telah menjadi pemantik motivasi bagi seluruh pengurus.

"Dukungan ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus mengembangkan pendidikan berbasis alam yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Tasikmalaya," kata Randika.

Melalui sinergi ini, target mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang hijau, lestari, tangguh, dan ramah lingkungan akan menjadi kenyataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....