Berkendara Aman saat Hujan Deras, Hal yang Wajib Diperhatikan Pengemudi
- 30 Jun 2026 21:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Mengemudi menggunakan mobil memang memberikan kenyamanan, baik saat cuaca cerah maupun ketika hujan. Namun, kondisi jalan yang berubah menjadi licin saat hujan menuntut pengemudi untuk lebih waspada. Teknik mengemudi yang biasa dilakukan di jalan kering tidak bisa diterapkan begitu saja ketika hujan turun deras.
Curah hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia membuat setiap pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan. Selain mengurangi jarak pandang, hujan juga meningkatkan risiko tergelincir hingga kecelakaan akibat jalan yang licin dan genangan air. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengemudi memahami cara berkendara yang aman dalam kondisi hujan.
Berikut beberapa tips berkendara aman saat hujan yang dirangkum dari laman Mitsubishi Motors:
1. Nyalakan Lampu Utama, Hindari Menggunakan Lampu Hazard
Saat hujan mulai turun deras, segera nyalakan lampu utama agar kendaraan Anda lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain. Lampu utama membantu meningkatkan visibilitas, terutama ketika jarak pandang mulai terbatas.
Sebaliknya, hindari menyalakan lampu hazard saat kendaraan masih melaju. Lampu hazard hanya digunakan ketika mobil berhenti karena keadaan darurat atau mengalami gangguan di bahu jalan. Penggunaan hazard saat berkendara justru dapat membingungkan pengendara lain dan meningkatkan risiko kecelakaan.
2. Kurangi Kecepatan dan Hindari Berkendara Terlalu Kencang
Jalan yang basah membuat daya cengkeram ban terhadap permukaan aspal berkurang. Akibatnya, kendaraan lebih mudah kehilangan traksi sehingga sulit dikendalikan apabila melaju dengan kecepatan tinggi.
Kurangi kecepatan secara bertahap dan sesuaikan dengan kondisi jalan. Di jalan tol, pastikan tetap mematuhi batas kecepatan yang berlaku dan jangan memaksakan kendaraan melaju terlalu cepat. Mengikuti laju kendaraan di depan dengan jarak yang aman juga dapat membantu mengantisipasi genangan air.
3. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan di Depan
Hujan menyebabkan jarak pandang menjadi lebih pendek dan memperpanjang jarak pengereman. Karena itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan menjadi hal yang sangat penting.
Dengan ruang yang lebih luas, pengemudi memiliki waktu untuk bereaksi apabila kendaraan di depan mengerem mendadak, berhenti karena mogok, atau terjadi situasi darurat lainnya. Hindari berkendara terlalu dekat agar risiko tabrakan dapat diminimalkan.
4. Jangan Mengerem Mendadak Saat Melintasi Genangan Air
Genangan air sering kali tidak dapat dihindari saat hujan deras. Jika terpaksa harus melintasinya, kurangi kecepatan terlebih dahulu dan hindari mengerem atau membelokkan setir secara tiba-tiba.
Melewati genangan dengan kecepatan tinggi dapat memicu aquaplaning atau hydroplaning, yaitu kondisi ketika ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan karena mengambang di atas air. Saat kondisi ini terjadi, kendaraan akan sulit dikendalikan dan pengereman menjadi tidak efektif.
Untuk mengurangi kecepatan, manfaatkan engine brake. Pada mobil bertransmisi manual, turunkan gigi ke posisi yang lebih rendah. Sementara pada transmisi otomatis, gunakan fitur penurunan gigi atau mode yang tersedia sesuai petunjuk kendaraan agar laju mobil melambat dengan lebih aman.
5. Hindari Mengaktifkan Cruise Control
Cruise control memang memberikan kenyamanan saat perjalanan jauh. Namun, fitur ini tidak dianjurkan digunakan ketika jalan dalam kondisi basah.
Jika mobil mengalami aquaplaning saat cruise control aktif, sistem dapat terus mempertahankan atau menambah tenaga mesin sehingga kendaraan berpotensi kehilangan kendali dan tergelincir. Karena itu, kendalikan sendiri pedal gas agar dapat menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
6. Pastikan Wiper Berfungsi Optimal
Wiper menjadi komponen penting saat hujan karena berfungsi menjaga kaca depan tetap bersih sehingga pandangan pengemudi tidak terganggu.
Sebelum memulai perjalanan, pastikan karet wiper masih lentur dan mampu menyapu air dengan baik. Periksa juga motor penggeraknya serta pastikan cairan washer tersedia dalam jumlah yang cukup.
Jika karet wiper mulai getas atau meninggalkan bekas sapuan pada kaca, sebaiknya segera diganti agar visibilitas tetap optimal selama berkendara.
Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas
Berkendara saat hujan membutuhkan kesabaran dan konsentrasi lebih tinggi dibandingkan kondisi cuaca cerah.
Mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, menggunakan lampu utama dengan benar, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Ingat, tujuan utama dalam setiap perjalanan bukanlah tiba lebih cepat, melainkan sampai di tujuan dengan selamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....