Hati-hati! Cover Mobil Bisa Merusak Cat, Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan

  • 30 Jun 2026 17:43 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Cover mobil menjadi salah satu perlengkapan yang banyak digunakan pemilik kendaraan untuk melindungi bodi dari debu, hujan, dan paparan sinar matahari. Penggunaannya memang dapat membantu menjaga tampilan mobil tetap bersih dan mengurangi risiko cat cepat kusam.

Namun, penggunaan cover mobil tidak selalu memberikan manfaat jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Alih-alih melindungi, cover justru bisa memicu kerusakan pada permukaan cat dan mengurangi estetika kendaraan.

Dikutip dari Gridoto.com, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penggunaan cover mobil tidak menimbulkan masalah.

1. Kelembapan Dapat Memicu Jamur

Meski banyak cover mobil dibuat dengan bahan tahan air (waterproof), bukan berarti permukaan mobil benar-benar terbebas dari kelembapan. Saat hujan atau udara dingin, embun masih dapat terbentuk di antara cover dan bodi mobil.

Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, kelembapan tersebut dapat menimbulkan jamur atau bercak air pada lapisan cat. Karena itu, setelah hujan reda sebaiknya cover segera dilepas agar bodi mobil dapat mengering.

Akan lebih baik jika mobil langsung dibilas menggunakan air bersih atau dicuci memakai sampo khusus mobil. Pastikan juga cover sudah benar-benar kering sebelum dipasang kembali agar kelembapan tidak terperangkap di dalamnya.

2. Panas Matahari Bisa Membuat Cover Menempel pada Cat

Memasang cover pada mobil yang sedang terparkir di bawah terik matahari juga perlu diwaspadai. Suhu bodi yang terlalu panas dapat membuat material cover, terutama yang berkualitas rendah, menempel pada permukaan cat.

Dalam beberapa kasus, bukan hanya lapisan pelindung cover yang menempel, tetapi bahan cover itu sendiri dapat melekat pada bodi mobil. Kondisi ini berisiko merusak tampilan cat saat cover dilepas.

Untuk menghindarinya, sebaiknya lepaskan cover terlebih dahulu jika mobil terpapar sinar matahari yang sangat terik. Setelah kendaraan dipindahkan ke tempat yang lebih teduh dan suhu bodi mulai menurun, barulah cover dipasang kembali.

Dengan penggunaan yang benar, cover mobil tetap menjadi pelindung yang efektif. Kuncinya adalah menjaga cover tetap bersih dan kering serta menghindari pemakaian saat kondisi mobil terlalu lembap atau terlalu panas. Dengan begitu, cat mobil akan tetap awet dan tampil mengilap lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....