Hari Musik Dunia, Merayakan Harmoni yang menyatukan Dunia

  • 21 Jun 2026 15:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Hari Musik Dunia atau World Music Day diperingati setiap tanggal 21 Juni setiap tahun. Perayaan ini menjadi momen bagi masyarakat di seluruh dunia untuk menghargai musik sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai budaya, generasi, dan latar belakang sosial. Hari Musik Dunia dikenal juga dengan nama Fête de la Musique atau Make Music Day.

Hari Musik Dunia pertama kali diselenggarakan di Paris, Prancis pada tahun 1982. Gagasan ini diprakarsai oleh Jack Lang bersama Maurice Fleuret. Mereka ingin mendorong masyarakat untuk memainkan musik di ruang publik dan menjadikan musik dapat dinikmati oleh semua orang tanpa batasan.

Konsep yang diusung sangat sederhana: memberikan kesempatan kepada musisi profesional maupun amatir untuk tampil secara gratis di jalanan, taman, alun-alun, dan berbagai ruang publik. Sejak saat itu, perayaan ini berkembang pesat dan kini dirayakan di lebih dari 120 negara serta ribuan kota di seluruh dunia.

Musik memiliki kekuatan yang luar biasa dalam memengaruhi emosi dan kehidupan manusia. Musik dapat menjadi sarana hiburan, pendidikan, terapi, hingga media penyampai pesan sosial. Melalui musik, seseorang dapat mengekspresikan perasaan, membangun semangat, serta menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan orang lain.

Tidak mengherankan jika musik sering disebut sebagai bahasa universal karena mampu dipahami dan dinikmati oleh siapa saja, meskipun berasal dari budaya dan bahasa yang berbeda.

Perayaan Hari Musik Dunia dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

Menghadiri konser musik gratis.

Menonton pertunjukan musik lokal.

Bermain alat musik bersama teman atau keluarga.

Mendengarkan lagu-lagu dari berbagai negara dan budaya.

Mendukung karya musisi lokal melalui platform digital.

Membagikan inspirasi dan kecintaan terhadap musik di media sosial.

Saat ini, perayaan Hari Musik Dunia tidak hanya berlangsung secara langsung di ruang publik, tetapi juga melalui platform digital. Konser daring, siaran langsung, dan kolaborasi virtual memungkinkan masyarakat dari berbagai belahan dunia untuk ikut merayakan musik bersama.

Bahkan hingga tahun 2026, perayaan Fête de la Musique tetap menjadi salah satu festival budaya terbesar yang menarik jutaan peserta di berbagai negara.

Hari Musik Dunia bukan sekadar perayaan seni, tetapi juga pengingat bahwa musik memiliki kemampuan untuk menyatukan manusia tanpa memandang perbedaan. Melalui alunan nada dan irama, musik menghadirkan kebahagiaan, inspirasi, serta rasa kebersamaan yang melampaui batas negara dan budaya.

Oleh karena itu, setiap tanggal 21 Juni menjadi kesempatan yang tepat untuk merayakan kekuatan musik dan menghargai para insan yang berkarya di dunia musik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....