Kemandirian Ekonomi Pesantren, Motor Penggerak Ekonomi Kabupaten Tasikmalaya

  • 15 Jun 2026 21:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya memiliki ragam kemandirian ekonomi yang kuat. Mulai dari produk pertanian hingga peternakan.

Dengan kemandirian ekonomi ini, diharapkan menjadi Cikal bakal kemajuan ekonomi daerah.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, kemandirian ekonomi pesantren ditunjukan salah satunya di pesantren Hamalatul Quran, di Kecamatan Cineam. Pesantren ini sukses mengembangkan perikanan, serta hasil pertanian selada bokor.

Keberhasilan ini, lanjut Asep diharapkan, menjadi contoh bagi pesantren lain. Sehingga mampu mandiri secara ekonomi.

“Ini juga menjadi bagian dalam mendorong perekonomian daerah,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026.

Sementara itu perwakilan pesantren menyebut selada bokor dijual langsung kepada konsumen, baik masyarakat di sekitar pesantren dan masyarakat lainnya. Salada bokor dijual dengan harga Rp.26 hingga 36 ribu per kilo.

Sedangkan dengan kemandirian ekonomi, selain menjadi lembaga yang bergerak dalam pendidikan, pesantren jugs menjadi motor pengekonomian masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....