Diminati Pembeli, Sehat dan Alami Alasan Cecep Berjualan Kuliner Umbi-Umbian
- 13 Mei 2026 15:49 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Makanan tradisional produk kental kearifan lokal, seperti aneka ragam rebusan umbi -umbian dari mulai jagung manis, singkong mentega, talas, pisang kepok dan tanduk, ubi jalar hingga labu kuning tertata rapi diatas tungku berbahan bakar gas elpiji 3 kilogram. Sudah hampir satu tahun, Cecep Nugraha Rahman (53) menekuni profesi sebagai penjual rebusan umbi-umbian yang nyaris tanpa saingan tersebut.
Menurut pria paruh baya yang biasa mangkal setiap harinya di Sarana Olah Raga (SOR) Kerkop Merdeka Garut tersebut cukup yakin dan optimis dengan kuliner jualan itu. Ditemani istri terkadang bersama anaknya tersebut dengan sabar menunggu pembeli datang." Alhamdulillah Hampir setiap pagi hari hingga siang, kami berjualan di SOR Kerkop ini,"katanya, di Garut, Rabu, 13 Mei 2026.
| Baca juga: Manfaat Mandi Air Dingin vs Air Hangat |
Diyakini sebagai kuliner sehat dan banyak digemari menjadi salah satu alasan pria beranak tiga ini memilih jualan rebusan umbi -umbian ketimbang makanan jenis lainnya yang dijual kebanyakan orang." Sehat dan banyak digemari hampir semua kalangan menjadi alasan kami untuk berjualan rebusan umbi-umbian ini,"ujarnya.
Dan itu terbukti, tidak hanya warga yang rutin berolah raga pagi disekitaran arena SOR Kerkop Garut saja tetapi warga dari luar pun sengaja datang hanya untuk membeli, dan memilih rebusan umbi umbian sebagai makanan sehat alami menemani sarapan paginya. "Apalagi ditemani secangkir teh, atau kopi panas menambah kenikmatan bagi yang menyantapnya, sambil melepas lelah setelah berolahraga,"katanya.
Ia menyampaikan, untuk harga tiga potong aneka ragam rebusan umbi umbian itu dibandrol hanya 10 ribu rupiah, rasanya nikmat, sehat dan alami, serta tidak menguras kantong pembeli, sehingga tak ayal jualannya laku keras diserbu pembeli. " Dengan harga 10 ribu rupiah pembeli bisa mendapatkan tiga potongan varian umbi-umbian," tuturnya.
Menurutnya, untuk mendapatkan bahan baku jenis umbian umbian tertentu seperti talas misalnya, diakui susah -susah gampang. Dirinya cukup selektif dalam memilih jenis umbi-umbian untuk komsumsi, karena memilih umbian umbian yang berkualitas cukup menentukan rasa dan selera konsumennya." Memang gampang-gampang susah untuk mendapatkan bahan baku yang berkualitas, terkadang seperti talas sering susah didapatkan kalau sedang kosong dipasarannya,"ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....