Sejarah Inovasi Cerdas di Balik Lubang Donat

  • 30 Apr 2026 18:23 WIB
  •  Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Asal-usul donat modern berakar dari kue gorengan Belanda bernama olykoek yang dibawa oleh para imigran ke wilayah Amerika. Pada awalnya, kue ini tidak memiliki lubang di tengah sehingga bagian pusatnya sering kali masih mentah dan bertekstur lengket.
Sejarah mencatat nama Kapten Hanson Gregory sebagai sosok yang secara tidak sengaja mempopulerkan lubang pada donat di tahun 1847. Ia menggunakan kaleng lada untuk melubangi bagian tengah adonan agar kue tersebut matang secara merata di seluruh sisinya saat digoreng.

Referensi terbaru dari Culinary Heritage Report 2026 menyebutkan bahwa lubang donat juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi waktu penggorengan massal. Dengan adanya lubang tersebut, uap panas dapat menembus jantung adonan dan menghasilkan tekstur yang lebih renyah serta konsisten.

Para arkeolog pangan dalam jurnal Global Pastry Studies 2026 menemukan bahwa teknik melubangi adonan sebenarnya merupakan inovasi cerdas dalam manajemen panas. Tanpa lubang, permukaan luar donat akan cepat hangus sementara bagian dalamnya tetap tidak matang sempurna akibat ketebalan adonan.

Inovasi Kapten Gregory ini kemudian bertransformasi dari sekadar solusi praktis menjadi identitas visual yang mendunia bagi kudapan manis tersebut. Bentuk cincin yang ikonik ini memudahkan penjual untuk memajang donat pada batang kayu panjang di pasar-pasar tradisional pada masa lalu.

Dokumentasi dari National Museum of American Food 2026 menegaskan bahwa donat berlubang telah menjadi standar industri global sejak awal abad ke-20. Perkembangan mesin donat otomatis semakin memperkuat alasan mekanis mengapa bentuk cincin jauh lebih efisien untuk diproduksi dalam skala besar.

Kini, donat bukan hanya sekadar makanan penutup, melainkan simbol kreativitas kuliner yang terus berkembang mengikuti selera zaman. Memahami sejarah di balik lubangnya membuat kita lebih menghargai kecerdasan sederhana yang telah mengubah dunia kuliner selamanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....