Burj Khalifa Terancam Kehilangan Status Gedung Tertinggi Dunia

  • 26 Apr 2026 09:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung: - Burj Khalifa yang selama ini menyandang predikat gedung tertinggi di dunia berpotensi kehilangan statusnya. Dengan tinggi mencapai 828 meter, ikon Kota Dubai itu terancam disalip oleh proyek-proyek super tinggi yang tengah dikembangkan di Arab Saudi.

Salah satu proyek yang paling mendekati realisasi adalah Jeddah Economic Tower, yang ditargetkan memiliki tinggi lebih dari satu kilometer.

Dilansir dari TimeoutDubai, hingga Maret 2026, pembangunan menara tersebut dilaporkan telah mencapai lebih dari 370 meter atau sekitar lantai ke-91, dengan progres konstruksi yang terus berlanjut setelah sempat tertunda selama bertahun-tahun.

Menara yang juga dikenal sebagai Jeddah Tower itu dirancang menjadi kompleks multifungsi yang mencakup hunian mewah, ruang komersial, hotel Four Seasons, serta dek observasi dengan pemandangan Laut Merah.

Proyek ini diperkirakan rampung pada 2028 dan digadang-gadang akan melampaui Burj Khalifa dalam daftar gedung tertinggi dunia.

Selain itu, proyek ambisius lain bernama Rise Tower di Riyadh juga tengah disiapkan. Menara ini direncanakan mencapai ketinggian hingga dua kilometer dengan sekitar 678 lantai. Namun, proyek tersebut saat ini masih berada dalam tahap perencanaan dan menjadi bagian dari pengembangan kawasan futuristik berskala besar.

Sementara itu, laporan sebelumnya juga menyebutkan bahwa Emaar Properties tengah mempertimbangkan pembangunan “super tower” baru di Dubai untuk menyaingi dominasi Burj Khalifa di masa depan.

Meski demikian, hingga saat ini Burj Khalifa masih mempertahankan posisinya sebagai gedung tertinggi di dunia. Dengan beberapa proyek pesaing yang masih dalam proses pembangunan, menara ikonik tersebut diperkirakan masih akan menikmati statusnya setidaknya hingga beberapa tahun ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....