Adisty, Atlet Muaythai Berprestasi Menjelma Menjadi Kartini Sesungguhnya

  • 21 Apr 2026 09:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Sersan dua (Serda) Adisty Gracelia Lolaroh, merupakan seorang Kartini di masa kini. Dia lahir dari seorang atlet muaythai, yang berprestasi, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional hingha Asia.

Menurutnya, untuk menjadi seorang Kartini itu, tidak hanya berprestasi di salah satu bidang atau keterampilan. Tetapi dari hal kecil sekalipun, yang bermanfaat bagi orang banyak, terlebih hal sekecil yang positif iti, bisa mengharumkan nama keluarga, daerah, bahkan nusa dan bangsa.

"Saya dulu tidak berpikir akan menjadi seorang atlet bela diri muaythai, bahkan tidak terlintas sekalipun untuk bisa membawa harum nama keluarga, daerah, bangsa dan negara. Terlebih mimpi untuk menjadi seorang prajurit TNI-Angkatan Darat, semua itu, karena prestasi yang selama ini saya capai," ujar Adisty Gracelia Lolaroh kepada RRI di Subang, Selasa 21 April 2026.

Di balik keberhasilannya itu, kata dia, ada Kartini yang jauh lebih hebat, yaitu Promotor DonTing Atlete management Tine Yowargana. Tanpa peran besar Tine Yowargana, dirinya belum tentu bisa seperti sekarang ini.

"Beliau selain berperan sebagai Promotor, juga berperan sebagai Ibu dikala diterpa kegalauan, dan juga bisa berperan sebagai kakak untuk curhat. Oleh tangan Beliau lah, saya bisa menjadi seorang atlet nasional, dan atlet muaythai profesional di ajang internasional di Thailand, hingga bisa menjadi sersan dua TNI - AD. Dialah Kartini sejati dan yang sesungguhnya buat saya dan keluarga saya, terima kasih Bu Tine Yowargana," tegasnya.

Selain itu, lanjut Adisty, yang jauh lebih berperan penting dalam menjadikan Adisty dan Tine Yowargana, menjadi Kartini-kartini hebat di abad ini, yaitu peran dari seorang Ketua Harian PBMI Raja Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana. Dari hasil binaannyalah, lahir Kartini-kartini baru, baik di bidang seni, dan olahraga, dan bidang lainnya.

"Di balik semua ini, ada sosok sentral yang me jadi saya saya Bu Tine Yowargana menjadi seorang Kartini, yaitu kelembutan dan ketulusan seorang Ketua Harian PBMI Raja Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana atau yang akrab kami panggil Abu, tanpa tangan dinginnya, kami belum tentu menjadi seorang Kartini saat ini, terima kasih Abu atas jasa-jasa mu yang tak terhingga ini," tutur ia.

Meski saat ini sudah menyandang pangkat Sersan dua TNI Angkatan Darat, namun bagi Adisty, perjuangan seorang Kartini belum selesai di situ, masih ada tantangan didepannya, sebuah misi yang harus ia selesaikan yakni Porprov, dan pertarungan profesional muaythai di Bangkok Thailand, serta Asean Games 2027 Kuala Lumpur Malaysia. Karena menurutnya, selama hayat masih di kandung badan, perjuangan seorang Kartini tak pernah berhenti.

"Apalagi saya saat ini sudah menjadi seorang prajurit TNI AD, dengan semboyan 'Bukan Mawar Penghias Taman, Tetapi Melati Pagar Bangsa', itulah cita-cita kartini sejati," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....