Pecinta Alam Bersihkan Masjid Agung Kota Tasikmalaya dengan Teknik Vertikal

  • 12 Apr 2026 19:25 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Tasik Caving Community (TCC) melakukan aksi bersih- bersih masjid Agung Kota Tasikmalaya, dengan teknik vertikal Minggu 12 April 2026. Tidak hanya bersih- bersih, kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan, serta mengedukasi pengurus masjid terkait pentingnya keselamatan kerja di ketinggian.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas komunitas, mulai dari organisasi pecinta alam hingga berbagai komunitas di Tasikmalaya. Kolaborasi itu diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di area tempat ibadah.

Dalam kegiatan itu, sekira 250 peserta dari berbagai komunitas se-Kota Tasikmalaya turut ambil bagian. Berbagai area masjid dibersihkan, mulai dari kubah dengan teknik vertical, pelataran, toilet, hingga sarana ibadah lainnya.

Ketua Pelaksana “Clean Up Vertical”, Nisan Santoso, mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memperkenalkan teknik kerja aman di ketinggian kepada pengurus masjid dan masyarakat umum.“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman pekerjaan di ketinggian memerlukan standar keselamatan khusus agar dapat dilakukan dengan aman dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, KH. Muhammad Aminudin Bustomi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai aksi ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja.

“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini. Selain masjid menjadi bersih, kami juga mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat,” katanya.

Sekretaris Jenderal TCC, Bambang Fitrah Rajil Falah, menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen komunitas dalam mengedepankan aspek edukasi dan aksi nyata di masyarakat. Di sisi lain, Koordinator “World Cleanup Day” Tasikmalaya, Teguh Gusmatara, menyebut kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi komunitas dalam menjaga lingkungan.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan,” katanya.

Salah satu pendiri Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) Nasional, Eris Krismayanto selaku “Safety Officer Clean Up Vertical” mengatakan, kampanye keselamatan kerja di ketinggian menjadi hal yang sangat penting. Khususnya, bagi para pegiat olahraga outdoor, pelaku usaha jasa konstruksi, instansi, dan pemerintahan.

Ia mengatakan, meskipun peralatan teknik vertikal yang digunakan memiliki perbedaan dengan perlengkapan panjat tebing maupun standar pekerja ketinggian industri, kegiatan ini justru menjadi ruang kolaborasi yang positif.“Di sinilah kita bisa saling mendukung, saling mengenalkan, sekaligus berbagi pengetahuan. Edukasi tentang pentingnya keselamatan kerja di ketinggian harus terus digaungkan agar setiap aktivitas dapat dilakukan dengan aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak, tidak hanya pengurus masjid tetapi juga masyarakat umum. Selain menjadi gerakan kebersihan, kegiatan ini diharapkan, mampu menjadi wadah edukasi berkelanjutan terkait keselamatan kerja, serta memperkuat sinergi antar komunitas dalam menjaga lingkungan dan fasilitas publik.

Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menginisiasi gerakan serupa yang tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesadaran keselamatan dan solidaritas sosial di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....