Jejak Megalitikum di Punden Berundak Kuta Tanggeuhan

  • 03 Apr 2026 10:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Cianjur: Punden Berundak Kuta Tanggeuhan merupakan salah satu situs cagar budaya peninggalan zaman megalitikum yang sarat akan nilai sejarah dan spiritual.

Tersembunyi di lereng Gunung Pasir Banen yang rimbun, situs ini secara administratif terletak di Dusun Cidaweung, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Bogor.

Punden Berundak Kuta Tanggeuhan menyimpan jejak peradaban lama yang masih jarang tersentuh.Struktur berundak dari batu andesit ini diyakini sebagai ruang sakral masyarakat masa lalu, tempat ritual, penghormatan leluhur, bahkan pemakaman kuna.

Secara filosofis, bentuk berundak pada situs yang berada di kawasan pegunungan ini memiliki makna yang sangat mendalam terkait dengan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah. Setiap tingkatan atau undakan batu dipercaya sebagai simbol perjalanan spiritual dan derajat kesucian menuju puncak yang dianggap paling sakral.

Puncak tertinggi punden tersebut biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan terhadap arwah nenek moyang yang diyakini bersemayam di tempat-tempat tinggi.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat pendukung kebudayaan Kuta Tanggeuhan telah memiliki konsep yang matang mengenai kehidupan setelah kematian dan penghormatan kepada leluhur.

Keberadaan situs ini juga memberikan gambaran penting mengenai pola adaptasi manusia terhadap lingkungan alam sekitarnya. Pemilihan lokasi di area perbukitan terpencil di kawasan Batulawang ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah strategi untuk mendekatkan diri dengan sumber kekuatan spiritual sekaligus menjaga keamanan komunitas dari ancaman luar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....