Cokelat Dikunci karena Marak Dicuri
- 26 Feb 2026 13:14 WIB
- Bandung
Rri.co.id, Bandung: Sejumlah supermarket di Inggris mulai mengunci produk cokelat dalam kotak plastik anti-pencurian setelah meningkatnya kasus pencurian yang disebut dilakukan “sesuai pesanan”. Beberapa toko, termasuk cabang Sainsbury's, kini menempatkan cokelat seperti Cadbury Dairy Milk dalam kotak transparan yang hanya bisa dibuka oleh staf.
Dilansir dari BBC.com, menurut Asosiasi Toko Serba Ada (ACS), cokelat kini menjadi salah satu produk yang paling sering dicuri dan kemudian dijual kembali oleh jaringan perdagangan ilegal. Sejumlah kepolisian daerah melaporkan tren pencurian cokelat yang meningkat, sementara National Police Chiefs' Council menyatakan sedang bekerja sama dengan peritel untuk menangani kejahatan ini.
Laporan tahunan dari British Retail Consortium mencatat 5,5 juta insiden pencurian toko terdeteksi sepanjang tahun lalu, serta sekitar 1.600 kasus kekerasan dan pelecehan terhadap pekerja ritel setiap hari. Meski angka ini menurun dibanding tahun sebelumnya, tetap menjadi salah satu yang tertinggi dalam catatan.
Beberapa pemilik toko mengaku mengalami kerugian ratusan ribu poundsterling akibat pencurian cokelat. Toko koperasi di wilayah Midlands melaporkan kerugian hingga £250.000 dalam setahun, sementara pedagang kecil di Sheffield dan Wales menyebut kehilangan £200–£300 per minggu. Banyak toko kini memasang lebih banyak kamera CCTV, menggunakan teknologi kecerdasan buatan, hingga mengurangi jumlah stok yang dipajang.
Pelaku diduga menjual kembali cokelat curian ke pasar gelap atau ke bisnis lain seperti kafe dan toko kecil. Para peritel meminta dukungan lebih besar dari aparat penegak hukum serta hukuman yang lebih tegas bagi pelaku berulang. Polisi menyatakan telah membentuk strategi khusus untuk memetakan jaringan kejahatan terorganisir yang terlibat dalam pencurian ritel di seluruh negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....