Rekayasa Lalin di Singasari, Warga Masih Melawan Arus

  • 25 Feb 2026 08:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Kepadatan kendaraan kerap terjadi di wilayah Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Rekayasa jalan pun dilakukan pihak kepolisian, akan tetapi belum optimal.

Kesadaran pengendara, menjadi faktor rekayasa lalu lintas tidak berjalan maksimal.

Kondisi ini dilihat dari banyaknya pengendara yang melawan arus, padahal di ruas jalan tersebut diberlakukan khusus untuk satu jalur.

Kondisi ini kerap terjadi di jalan Pancawarna –Singasari, wilayah Singaparna, tepatnya di depan Polsek Singaparna. Meski terpasang rambu yang menunjukan jalur satu arah, dari wilayah Kudang menuju Singaparna, namun, masih banyak pengendara yang melintas dari arah sebaliknya, yakni dari pasar menuju Kudang.

Miftah (43) warga Singaparna mengatakan selain roda dua, banyak roda empat yang melanggar aturan satu arah di jalan tersebut.

"Banyak yang tetap melawan arus,” kata Miftah.

Meski kondisi ini sering terjadi, tidak ada petugas baik dari Kepolisian, maupun dinas terkait yang melakukan pengawasan.

“karena melawan arah, banyak kecelakaan disini,” katanya.

Sementara, Irfan (40) warga lainnya juga mengeluhkan hal serupa. Lemahnya pengawasan, dimanfaatkan pelanggar lalu lintas.

“Selain kesadaran, mungkin sosialisasi juga tidak ada kepada masyarakat akan pemberlakuan rekayasa lalin tersebut. Kalau disosialisasikan lebih awal, masyarakat mungkin paham,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....