Tradisi Ngikis, Memagar Diri Menyambut Ramadan di Ciamis
- 13 Feb 2026 05:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung : Upacara adat tradisional Ngikis di Situs Gunung Padang, Ciamis, kini telah menjadi agenda rutin yang sangat dinantikan sebagai bagian dari rangkaian event "Mapag Bulan Suci Ramadhan". Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang dijaga kelestariannya oleh masyarakat Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih.
Melalui kegiatan ini, warga setempat berupaya menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal sekaligus menyambut datangnya bulan penuh berkah dengan penuh suka cita dan kekhidmatan.
Secara filosofis, makna utama dari tradisi Ngikis adalah upaya untuk "memagari diri" secara spiritual. Kata "kikis" atau pagar menjadi simbol pengingat agar setiap individu mampu membentengi diri dari hawa nafsu dan mengganti perbuatan buruk masa lalu dengan perilaku yang lebih mulia.
Dengan melakukan pembersihan hati dan pikiran melalui ritual ini, masyarakat berharap dapat memasuki ibadah puasa dalam keadaan yang fitrah atau bersih, sehingga kualitas ibadah yang dijalankan menjadi lebih maksimal.
Pelaksanaan upacara ini dimulai dengan aksi gotong-royong pembersihan area Situs Gunung Padang sebagai bentuk penghormatan fisik terhadap peninggalan leluhur. Setelah area situs tampak asri, prosesi dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama dan pemangku adat setempat untuk mendoakan para pendahulu serta memohon kelancaran dalam menjalani bulan Ramadhan.
Berbagai atraksi seni dan budaya khas Sunda turut ditampilkan untuk memperkuat identitas serta mengedukasi generasi muda akan pentingnya menjaga warisan sejarah yang ada di tanah Galuh.
Sebagai penutup , seluruh masyarakat yang hadir berkumpul untuk melakukan makan bersama di area terbuka. Momen ini menjadi wujud nyata dari rasa syukur atas segala rezeki yang telah diterima sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kebersamaan dalam perjamuan tradisional ini menghapus sekat sosial dan memperkuat ikatan persaudaraan, sehingga harmoni di tengah masyarakat tetap terjaga erat melalui semangat gotong-royong yang diwariskan oleh nenek moyang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....