Menteri Kebudayaan Buka Pameran Riksa Wisesa di Bogor

  • 06 Feb 2026 08:16 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,  Bandung : Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jawa Barat, Iendra Sofyan, menghadiri pembukaan pameran bertajuk "Riksa Wisesa" di Museum Pajajaran, Kota Bogor, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Perhelatan budaya yang bernilai historis tinggi ini dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga serta melestarikan warisan leluhur, khususnya yang berkaitan dengan sejarah panjang tanah Pasundan.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai bahwa pameran Riksa Wisesa merupakan langkah awal yang krusial dalam upaya aktivasi Museum Pajajaran.

“ Kita berharap Museum Pajajaran ini nanti menjadi suatu museum yang menjadi pusat budaya dan pusat informasi tentang suatu kebudayaan besar yang pernah pernah ada ditanah Sunda dari abad 10 hingga abad ke -17,” katanya.

Baca Juga: Mengenal Beberapa Istilah saat Hari Raya Imlek

Lebih lamjut Fadli menyampaikan “ Kita berharap nanti dari pameran ini, dan dari aktivasi museum ini bisa menjadi langkah sebagai museum yang lebih konfrehensif dengan urutan story lainnya”.

Pameran yang berlangsung selama lima hari, yakni dari tanggal 5 hingga 9 Februari 2026, ini menyuguhkan sekitar 60 koleksi benda bersejarah yang sangat autentik.

Koleksi-koleksi tersebut dikurasi secara khusus untuk menggambarkan jejak kekuasaan, nilai pusaka, serta filosofi ajaran budaya Sunda. Keanekaragaman artefak yang dipamerkan menjadi daya tarik utama bagi para peneliti, pelajar, maupun wisatawan yang ingin mendalami identitas budaya lokal.

Kesuksesan pameran ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, di mana koleksi yang dipajang berasal dari komunitas budaya, koleksi pribadi, hingga pinjaman dari Sumedang Larang dan para pegiat budaya di wilayah Bogor.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, serta Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan literasi sejarah ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....