Pesona Magis Bebegig Sukamantri Ciamis
- 04 Feb 2026 10:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung : Bebegig Sukamantri merupakan kesenian tradisional khas dari Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang memiliki filosofi mendalam sebagai simbol perlindungan, dan lambang kemenangan.Berbeda dengan boneka sawah biasa, Bebegig adalah sosok penari yang mengenakan topeng kayu raksasa dengan wajah garang dan rambut gimbal dari susunan bunga rotan atau bunga caruluk yang disebut bubuai.
Kesenian ini konon terinspirasi dari sosok Prabu Sampulur yang menggunakan rupa menyeramkan untuk menjaga keamanan wilayah Kerajaan Panjalu dan melestarikan hutan dari gangguan pihak luar.
Daya tarik utama dari Bebegig terletak pada atributnya yang serba alam dan memiliki bobot yang cukup berat. Mahkota yang disebut susun bisa mencapai berat puluhan kilogram, terdiri dari rumbai daun hanjuang dan bunga rotan yang menjuntai menutupi seluruh tubuh penari.
Setiap gerakan penari diiringi oleh dentingan lonceng kayu atau kolotok yang diikatkan di pinggang, menciptakan harmoni suara yang unik di tengah riuh rendah penonton. Penggunaan bahan alami ini menegaskan pesan moral tentang pentingnya menjaga keselarasan antara manusia dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Hari Kanker Sedunia, Bersatu Karena Keunikan
Secara teknis, menjadi seorang penari Bebegig memerlukan stamina fisik yang luar biasa karena beban kostum yang dikenakan begitu berat. Para penari harus mampu bergerak lincah dan menari mengikuti irama musik pengiring meski pandangan mereka terbatas di balik topeng kayu yang besar. Latihan pernapasan dan kekuatan otot kaki menjadi kunci utama agar penampilan tetap enerjik sepanjang prosesi arak-arakan yang seringkali menempuh jarak cukup jauh di jalanan desa maupun panggung festival.
Dahulu, kesenian Bebegig merupakan bagian dari ritual dalam upacara pengusiran roh-roh jahat. Karena sekarang warga Ciamis sudah beragama Islam, maka kesenian ini diubah dari upacara mistik pengusiran roh jahat, menjadi kesenian untuk menghibur masyarakat.
Saat ini, Bebegig Sukamantri tidak lagi dipandang sebagai sekadar ritual penjaga hutan, melainkan telah bertransformasi menjadi ikon budaya yang membanggakan dalam berbagai festival nasional maupun internasional.
Penampilannya yang megah dan eksotis selalu berhasil memukau mata wisatawan, menjadikannya sarana promosi pariwisata yang efektif bagi daerah Ciamis. Kehadirannya dalam setiap perayaan bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pengingat bagi generasi muda untuk terus melestarikan warisan leluhur agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....