Sanggar Tari Dewa Motekar Tasikmalaya Ikuti Kompetisi Internasional

  • 27 Jan 2026 17:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Sanggar Tari Dewa Motekar mengikuti ajang kompetisi dan pertukaran budaya di Thailand, Festival Cultural Exchange Internasional. Pelepasan dilaksanakan di Kantor Disporabudpar, Kota Tasikmalaya, Selasa 27 Januari 2026.

Sanggar Tari Dewa Motekar membawa misi unjuk seni dan bertukar kebudayaan dengan puluhan negara. Upacara pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, mengatakan, ini menjadi bukti, Kota Tasikmalaya tidak miskin prestasi. Bahkan, kontingen seni ini sudah berkali-kali menunjukan prestasi.

Diakui Diky, senimanlah yang lebih dulu mengharumkan daerah, dibandingkan pemerintahnya sendiri. “Mereka ini sudah mencetak nama baik Kota Tasikmalaya di luar negeri. Jangan mengira Tasik tidak punya prestasi, saya hormat pada mereka,” katanya.

Selain Sanggar Dewa Motekar, banyak potensi seni dan budaya Kota Tasikmalaya yang telah tampil di luar negeri. Diky mengatakan, mereka dari kelompok musik tradisi hingga atlet nasional. 

Pemerintah Daerah kata dia, tentunya memberi dukungan moral, agar pelaku seni percaya diri membawa nama daerah.

“ Minimal kita hadir menyemangati, meskipun bukan anggaran,” katanya.

Baca juga : Rumah Makan Alas Daun Bandung, Cita Rasa Tradisi

Dalam seni lanjut Diky, ketulusan ekspresi menjadi kekuatan utama. Seni yang ditampilkan dengan ekspresi jujur akan lebih kuat dibandingkan target popularitas.

“Kuncinya kekompakan dan ekspresi. Tasik ini seperti episentrum, punya jiwa seni yang luar biasa tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Sanggar Dewa Motekar, Chris Novika Supardi, mengatakan, keberangkatan kali ini merupakan yang kelima kalinya difasilitasi melalui jalur Komite Kedutaan. Misi kontingen tetap sama, yakni mengikuti kompetisi sekaligus “Cultural Exchange”.

“Ada puluhan negara peserta. Tahun sebelumnya ada Rusia, Polandia, dan Korea Selatan,” katanya.

Dalam ajang tersebut, Sanggar Tari Dewa Motekar akan memperkenalkan identitas budaya Sunda melalui pertunjukan busana adat dan tarian tradisional. Untuk fashion show, mereka menampilkan pakaian adat jajaka dan mojang. 

Sementara untuk seni tari, tiga repertoar disiapkan: Ronggeng Kaladaru, Jaipong Jalatunda, dan Tari Saman. Kegiatan internasional ini akan digelar di Surindra Rajabhat University.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....