Cobek dan Ulekan Alat Tertua Yang Masih Digunakan
- 22 Okt 2024 11:29 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan yang namanya cobek dan ulekan, karena dua alat tradisional masih banyak digunakan khususnya oleh para ibu-ibu. Cobek dan ulekan ini biasa digunakan di dapur untuk mengulek dan melumat bumbu dapur, membuat sambal, menghaluskan dan mencampur bumbu gado-gado, membuat ayam geprek dsb.
Orang Jawa Barat khususnya orang Sunda menyebut cobek dan ulekan adalah coe’t dan mutu, ukuran cobek dan ulekan ini berbeda-beda di sesuaikan dengan guna dan manfaatnya. Bagi penjual gado-gado atau lotek biasanya menggunakan ukuran yang besar, sedangkan bagi ibu rumah tangga banyak yang menggunakan ukuran sedang.
Ibu Imas (45) seorang pedagang lotek yang ada di Bandung mengaku bahwa dengan menggunakan cobek ukuran besar ia merasa lebih mudah dan lebih banyak porsi yang dihasilkan.
"Ukuran cobek yang saya gunakan sebagai penjual lotek harus yang besar agar bisa lebih banyak menampung bahan-bahan yang akan diulek, minimalnya bisa membuat lima porsi lotek".ungkapnya pada RRI, Minggu (20/10/2024).
Menurut sejarah cobek dan ulekan adalah salah satu alat tertua yang telah digunakan manusia sejak kurun 35.000 tahun SM, oleh manusia sejak jaman batu, hingga sekarang masih digunakan untuk masak memasak didapur. Alat ini masih digunakan karena ada anggapan rasa masakan yang bumbunya di ulek memakai cobek dan ulekan terasa lebih nikmat dibanding yang memakai alat modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....