Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Leading Women Awards 2025
- 16 Mei 2025 09:28 WIB
- Surabaya
KBRN, Jakarta: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan Outstanding Contribution to Social Development Award dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2025 yang berlangsung di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (15/5/2025) malam.
Penyelenggara memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Khofifah dalam membangun sistem sosial yang inklusif dan berkeadilan di Jawa Timur.Selama masa kepemimpinannya, Khofifah dinilai sukses mendorong sejumlah program strategis yang berdampak nyata, mulai dari pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap kemajuan sosial di Jawa Timur.
"Ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Jawa Timur. Khususnya para pilar sosial di Jatim mulai dari TKSK, Pendamping PKH dan PKH Plus, Tagana, Jatim Social Care (JSC) serta lainnya. Mereka yang selama ini berkolaborasi dan membersamai kami, bergerak cepat dalam mengatasi setiap persoalan sosial di Jatim,” ujarnya.
Khofifah menjelaskan bahwa program-program pembangunan sosial di Jatim terangkum dalam Nawa Bhakti Satya. Dalam pemberdayaan perempuan, misalnya, ia menyebut program Jatim Puspa dan bantuan untuk Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) sebagai penggerak ekonomi perempuan.Selain itu, program Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) melalui inisiatif Putri Jawara juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan sebagai penopang ekonomi keluarga."Program tersebut sebagai upaya keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang belum terjangkau bantuan sosial.
Mereka bukan hanya tulang rusuk, tetapi tulang punggung keluarga," jelasnya.Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan signifikan dalam kasus kekerasan terhadap perempuan di Jatim selama tiga tahun terakhir: dari 968 kasus pada 2022 menjadi 802 kasus pada 2023, dan menurun lagi menjadi 640 kasus pada 2024.Khofifah juga memaparkan capaian program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah merenovasi 33.745 unit rumah di seluruh Jawa Timur.
"Ini sudah menjadi komitmen kami di Jawa Timur. Kami ingin memberikan lingkungan hidup yang lebih layak, aman, dan sehat bagi keluarga, khususnya anak-anak dan perempuan," katanya.
Dalam hal pengentasan kemiskinan, Khofifah berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem. BPS mencatat, persentase penduduk miskin di Jatim per September 2024 turun menjadi 9,56 persen. Angka ini terus menurun dari Maret 2024. Dalam lima tahun terakhir, lebih dari 603 ribu warga berhasil keluar dari garis kemiskinan.Kemiskinan ekstrem bahkan turun drastis dari 4,40 persen pada 2020 menjadi 0,66 persen per Maret 2024. Penurunan ini ditopang oleh program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pembangunan infrastruktur dasar di desa-desa.
"Karena kolaborasi bersama tadi sehingga kita mampu menyediakan bantalan ekonomi dan sosial bagi masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya kemiskinan di Jatim," ujar Khofifah.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan sosial juga tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur yang mencapai 75,35 pada 2024, melampaui rata-rata nasional. Jumlah Desa Mandiri pun meningkat tajam menjadi 4.019 desa, tertinggi di Indonesia.
"Kuncinya itu ada social protection, ada masyarakat yang powerless, yang rentan. Ini yang harus dilindungi. Sementara yang sudah mandiri harus diberikan pemberdayaan," katanya.
Selain Khofifah, sejumlah tokoh perempuan lainnya juga menerima penghargaan. Retno Marsudi, Utusan Khusus Sekjen PBB Bidang Air, meraih kategori Outstanding Leadership in Diplomatic & Global Politics. Menteri PAN-RB Rini Widyantini menerima penghargaan Outstanding Leadership in Bureaucratic Transformation & Reform.Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto dianugerahi penghargaan Outstanding Woman in Preserving The Traditional Fabric Industry. Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani menerima penghargaan Outstanding Leadership in Politics and Government. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid turut meraih penghargaan untuk kategori Dedication in Digital Transformation.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....