H+2, Tasikmalaya-Garut Kendaraan Mengular Sepanjang 17 Kilometer

  • 24 Mar 2026 16:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - H+2 Idulfitri 1447 H, kepadatan kendaraan terjadi di jalur alternatif utama Tasikmalaya- Bandung melalui Garut. Antrean kendaraan bahkan terjadi dari wilayah Tapal Kuda, Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, hingga Sukadana, Kabupaten Garut.

Kepadatan disebabkan tingginya volume kendaraan, dan aktivitas keluar masuk kendaraan. Seperti halnya di pertigaan Genteng, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Tidak hanya aktivitas keluar masuk kendaraan di persimpangan jalan, aktivitas keluar masuk kendaraan di sejumlah rumah makan, menjadi penyebab tersendatnya kendaraan. Seperti halnya di wilayah Tenjowaringin, parkir kendaraan yang memakan badan jalan, menyebabkan kendaraan dari arah Tasikmalaya kerap tersendat.

Pantauan RRI di lapangan, kondisi ini berbeda dengan pagi hari. Jalanan relatif lancar, tanpa kendala berarti.

Meskipun antrean kendaraan terjadi dari arah Tasikmalaya menuju Garut, untuk arus kendaraan dari arah Garut ke Tasikmalaya relatif lancar. Tidak ada antrean kendaraan yang terlihat untuk arah Tasikmalaya.

Irfan (40) warga Singaparna Tasikmalaya mengaku untuk tiba di wilayah Limbangan, Garut, butuh waktu 4 Jam. Padahal, waktu tempuh normal hanya 1,5 jam.

“Iya dimana- mana macet. Tadinya mau lewat Gentong, tapi macet juga,” katanya, melalui sambungan telepon.

Sedangkan, pihak kepolisian memprediksi, H+2 merupakan salah satu puncak arus balik melalui Tasikmalaya. Untuk mengamankan arus lalu lintas, kepolisian terus berjaga di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....