Polisi di Bandung Manfaatkan CCTV Berbasis AI untuk Pantau Arus Mudik
- 19 Mar 2026 19:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Satlantas Polrestabes Bandung memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam pengawasan arus mudik Lebaran 2026 melalui sistem Smart City Road Safety Policing. Penerapan teknologi tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026, guna mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Bandung.
Kasubnit Kamsel Satlantas Polrestabes Bandung, Iptu Hany Amelia, mengatakan penggunaan sistem ini merupakan bagian dari modernisasi yang dikembangkan oleh Korlantas Polri. Setiap kondisi dilapangan menurutnya bisa ditangani dengan cepat melalui bantuan sistem ini.
“Melalui sistem ini, kami dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung, sehingga setiap kepadatan maupun gangguan bisa segera ditangani,” ujarnya saat ditemui di Pos Terpadu Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis 19 Maret 2026.
Hany menjelaskan, sebanyak 200 kamera pengawas (CCTV) telah terpasang di sejumlah titik strategis di Kota Bandung. Kamera tersebut memungkinkan petugas memantau kondisi lapangan secara real time, mulai dari kepadatan kendaraan hingga potensi kemacetan.
Tak hanya itu, sistem CCTV yang digunakan juga mampu melakukan analisis data lalu lintas secara otomatis. Fitur yang tersedia di antaranya menghitung volume kendaraan, mengidentifikasi jenis kendaraan, hingga membaca pelat nomor.
Pengawasan juga mencakup pergerakan masyarakat di kawasan wisata dan objek vital, terutama saat terjadi peningkatan aktivitas selama libur Lebaran. “Ini untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama musim mudik Lebaran,” ujarnya menambahkan.
Untuk memperkuat pemantauan, sistem ini dilengkapi dengan peta geospasial digital. Melalui fitur tersebut, petugas dapat melihat kondisi lalu lintas secara menyeluruh, memprediksi titik kepadatan, serta memetakan lokasi rawan kecelakaan dan gangguan jalan.
Dengan dukungan teknologi AI dan pemetaan digital, potensi permasalahan lalu lintas dapat diantisipasi lebih dini. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan arus mudik dan arus balik, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....