Puncak Arus Mudik Lebaran di Terminal Cicaheum Diprediksi Terjadi Hari Ini
- 19 Mar 2026 12:23 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Cicaheum mencapai puncaknya pada Kamis 19 Maret 2026. Peningkatan jumlah penumpang telah terlihat dalam dua gelombang utama, yakni pada 14–15 Maret dan kembali terjadi pada 18–19 Maret 2026.
Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, menyampaikan bahwa pada hari ini diperkirakan masih terjadi kenaikan jumlah pemudik, meskipun tidak terlalu signifikan.
“Prediksi kami, hari ini masih ada peningkatan, meskipun mungkin tidak terlalu besar, sekitar 5 persen. Namun bisa juga terjadi penurunan karena adanya keterlambatan armada, baik dari jalur utara maupun selatan,” ujar Asep,
saat ditemui di Terminal Cicaheum, Kamis 19 Maret 2026.
Meski terjadi peningkatan, kondisi di dalam terminal terpantau relatif kondusif tanpa adanya penumpukan penumpang. Hal ini dikarenakan mayoritas pemudik merupakan pengguna bus malam yang telah memiliki tiket dan datang sesuai jadwal keberangkatan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal bersama DAMRI telah mengoperasikan seluruh armada tambahan, khususnya untuk rute menuju Kuningan dan Indramayu. Bahkan, permintaan tambahan armada sempat terjadi pada hari sebelumnya.
“Armada cadangan juga sudah kami keluarkan, masing-masing satu unit untuk Kertajati dan dua unit untuk Ciledug. Saat ini kami masih berkomunikasi, dan DAMRI siap menambah sekitar lima unit armada cadangan lagi,” tambahnya.
Ia menjelaskan, tambahan armada tersebut difokuskan untuk melayani penumpang yang melakukan pemesanan tiket secara online, guna menghindari lonjakan mendadak di lapangan.
Di sisi lain, kendala yang masih dihadapi selama arus mudik tahun ini adalah keterlambatan kedatangan bus akibat kemacetan di sejumlah jalur utama, terutama jalur selatan seperti kawasan Malangbong dan Limbangan.
“Keterlambatan biasanya sekitar 1 sampai 2 jam. Kami terus memberikan informasi kepada penumpang terkait posisi armada agar mereka tetap mendapatkan kepastian,” jelasnya.
Secara umum, peningkatan jumlah penumpang terjadi hampir di seluruh rute perjalanan. Oleh karena itu, puncak arus mudik tidak hanya terjadi di terminal, tetapi juga di sejumlah ruas jalan utama.
Sementara itu, untuk keberangkatan pada Jumat 20 Maret 2026, diperkirakan masih ada pergerakan penumpang, namun tidak signifikan. Perjalanan didominasi oleh pemudik jarak dekat serta penumpang yang sebelumnya belum mendapatkan tiket.
“Tiket tujuan Jawa, khususnya sejak tanggal 17 hingga 18 Maret, sudah habis terjual. Besok kemungkinan hanya sisa-sisa penumpang atau perjalanan jarak dekat untuk silaturahmi,” katanya.
Terkait pelayanan, Asep memastikan tidak ada keluhan besar dari masyarakat selama periode arus mudik. Kendala yang sempat muncul hanya terkait penumpang online dan offline akibat keterlambatan armada, namun situasi tersebut telah berhasil diatasi dengan baik.
“Alhamdulillah tidak ada keluhan besar. Untuk armada juga tersedia cukup, bahkan dalam satu waktu bisa datang beberapa bus sekaligus, sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....