Pemberlakukan One Way, Kapolres : Tergantung Tingkat Kepadatan
- 18 Mar 2026 15:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, jajaran Polres Garut memberlakukan rekayasa arus berupa sistem one way sebanyak 9 kali. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya di jalur Limbangan–Malangbong serta Tarogong–Leles–Kadungora. Rabu, 18 Maret 2026.
Kapolres Garut AKBP. Yugi Bayu Hendarto mengatakan, penerapan sistem satu arah ini dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang didominasi pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Garut."Untuk memberlakukan oneway atau penarikan satu arah ini sifatnya situasional tergantung dari tingkat kepadatan arus lalu lintas,"katanya, di Garut.
Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya penguraian arus lalu lintas agar tetap lancar dan aman bagi para pengguna jalan. “Seiring meningkatnya arus mudik, kami melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way secara bertahap di titik-titik tertentu guna mengurai kepadatan kendaraan,” ujarnya.
Adapun pelaksanaan one way di jalur Limbangan–Malangbong di antaranya dilakukan sejak pagi hari, dimulai pukul 06.15 WIB hingga siang hari dengan durasi bervariasi antara 15 hingga 35 menit. "Titik pending utama berada di kawasan Puskesmas, Kaum Lewo, hingga Selaawi,"katanya.
Sementara itu, di jalur Kadungora, sistem one way juga diberlakukan sebanyak dua kali, masing-masing pada pukul 08.45–09.00 WIB dan 09.40–10.00 WIB, dengan titik pending di Jalan Baru Kadungora untuk mengurai arus menuju pusat kota Garut.Secara keseluruhan, sembilan kali pemberlakuan one way ini difokuskan bagi kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Garut, yang mengalami lonjakan signifikan sejak pagi hari.
Ia mengimbau kepada para pemudik untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga keselamatan berkendara, serta mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan."Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus mudik di wilayah Garut dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali selama Operasi Ketupat Lodaya 2026,"tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....