Mudik Gratis Pupuk Kujang, Berkah bagi Pedagang Cuanki dan Kupat Tahu

  • 18 Mar 2026 13:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pupuk Kujang kembali menggelar program mudik gratis. Sebanyak 354 orang diberangkatkan ke berbagai wilayah dengan enam unit bus premium, Rabu 18 Maret 2026.

Direktur Utama Pupuk Kujang Budi Santoso Syarif melalui keterangannya mengatakan, program ini dilakukan karena komitmen Pupuk Kujang untuk membantu masyarakat. Menurut Budi, pihaknya menyadari perjalanan mudik sering diiringi berbagai risiko. Karena itu, untuk memastikan kesehatan peserta mudik gratis, Pupuk Kujang menyiapkan layanan cek kesehatan gratis.

“Sebelum betangkat kami pastikan kondisinya baik. Kami ingin semua selamat sampai tujuan,” ujar Budi.

Program mudik gratis ini juga merupakan wujud dari komitmen Pupuk kujang untuk tidak hanya mencari keuntungan semata. Lebih dari itu, Budi terus berkomitmen membawa perusahaan terus berkomitmen kepada masyarakat dan lingkungan.

“Dengan mudik gratis ini, kita secara tidak langsung bisa mengurangi beban jalan dan mengurangi jumlah kendaraan yang memadati jalanan,” kata Budi.

Sementara itu, Laras Anjani (34) nampak bergegas menuju helipad Pupuk Kujang, kedua tangannya terlihat menggandeng dua lengan kecil. Laras juga nampak, menggendong anaknya yang masih bayi. Suaminya tak kalah sibuk, selain membawa beberapa tas jinjing, Ia juga menggandeng dua anak lagi. Pasutri itu membawa 5 anak yang masih kecil-kecil.

Rombongan keluarga Laras akan mudik ke Banjarsari, Ciamis. Ia terdaftar sebagai peserta program Mudik Gratis Pupuk Kujang. Awalnya Ia tak yakin bisa mudik tahun ini. Sebab, Ia gagal mendapat tiket kereta api. Namun, beruntung Ia bisa turut mengikuti program mudik gratis dari Pupuk Kujang.

“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa mudik, bahkan gratis. Tidak dapat tiket kereta juga tidak masalah, berkat program ini,” kata Laras.

Dengan program ini, Laras bisa hemat jutaan rupiah. Bagi Laras dan keluarganya, hal itu sangat berarti. Bahkan Ia rela menginap di Pupuk Kujang. “kalau tidak menginap, dikhawatirkan telat,” ujar Laras.

Hal yang sama dialami oleh Zaenal Muttaqien (41). Pedagang cuanki asal Garut itu kembali ikut mudik gratis Pupuk Kujang tahun ini. Pria yang sudah merantau di Karawang sejak tahun 1999 itu telah dua kali ikut program mudik gratis Pupuk Kujang.

“Saya selalu mengusahakan ikut program mudik gratis ini karena nyaman. Tak perlu berdesakan di terminal, tak perlu khawatir kecopetan bahkan tak perlu khawatir berdiri di bus,” kata Zaenal yang mudik bersama istri dan kedua anaknya.

Zaenal mengatakan, program mudik gratis ini bukan hanya soal menghemat ongkos dan rasa nyaman di perjalanan. Armada mudik ini berangkat tepat waktu, sehingga perjalanan bisa lebih cepat. “kita tinggal duduk nyaman di bus,” ujar Zaenal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....